Bocah Samarinda Itu Lebih Perkasa

Oleh: De Fatah

Pemerintah sudah memperingatkan, negara ini akan jadi medan bagi mereka yang sudah gila akan 72 bidadari, himbauan pemerintah dicurigai menggagalkan aksi bela islam, dan bom meledak di Samarinda seorang anak wafat dan lainnya cedera, luka jasmani di tanggung seumur hidup dan luka batin akan mereka ceritakan ke anak cucu,..ah sudahlah, itu bukan masalah kalian karena mereka bukan anak kalian

Semua mulut terkunci akan peristiwa itu, yang santun dan yang yang radikalpun bisu, ada yang lebih sadis lagi menuduh peristiwa itu sebagai pengalihan isu oleh pemerintah, tiada kekejian yang lebih keji dari orang yang menuduh peristiwa itu sebagai pengalihan isu

Andai peristiwa itu dibalik ke umat muslim sebagai korbannya mungkin ceritanya akan mendunia, jangankan menjadi korban ledakan bom, terkena gas airmata saja mereka seolah olah sudah di tembaki pakai bom sulfur, dipanggil sebagai saksi penghinaan presiden saja mereka sudah teriak minta do'a sejagad menuduh di zalimi,...heloow laskar.... itu hanya panggilan saksi, datang dan ngopi sambil ceritakan semua yang terjadi, setelah itu selesai

Tuhan sudah menunjukan anak anak korban bom itu lebih perkasa dari mereka yang selama ini teriak teriak takbir di jalan raya

Kemudian baru saja gerombolan bom tertangkap, bom dengan kekuatan 3 kali lipat bom bali sudah siap dirakit dan akan diledakan, menurut keterangannya bisa jadi akan diledakan dikerumunan massa 212, gedung DPR, Mabes Polri, rumah ibadah dan gedung pemerintah, semua kemungkinan bisa terjadi

Oohh dewi kura kura,..masih saja ada yang menyebut penangkapan itu pengalihan isu untuk menghalangi aksi 212 atau sebaiknya aparat membiarkan saja bom itu meledak, mungkin korbannya anak kita, ulama kita, sahabat dan saudara kita, mungkin harus dibuktikan dulu ada mayat yang terbujur di dalam rumah kita, baru bersama sama kita mengutuk kejadian itu dan meneriakan perdamaian

Sebagian dari kita gagah gagahan mau perang, mau jihad, mau bunuh bunuhan sepertinya asing aseng sudah akan menyembelih kita dengan bermacam macam isu, klan 9 naga lah, klan selusin onta lah, klan sekodi kura kura lah sehingga kita harus bersiap diri untuk bunuh bunuhan dengan slogan di punggung seragam laskar membunuh atau terbunuh

Please,...onta, kuda dan kura kura, kebo juga,... Perang itu cuma keren di layar bioskop cinemaxx dan nontonnya sambil makan pop corn, kenyataannya perang itu sangatlah menyakitkan bagi semuanya, semua akan jadi korban baik yang menang maupun yang kalah dan perang tidak pilih pilih korban nya

Jangan sok teriak teriak di medsos di yutub mau perang tapi mencret, nangis terkencing kencing, mendadak demam, saat polisi memanggil kalian dengan tuduhan menghasut.

Jadi santai sajalah son,...ngga perlu nafsu berlebihan, mau aksi silahkan aksi tapi hati hati, masalah penista sudah di kejaksaan, lambat laun kasusnya ke pengadilan dan nanti diputus bersalah atau tidak bersalah, jika bersalah terdakwa dipenjara, jika diputus bebas silahkan banding saja, jadi santai saja son ngga usah ikut ikutan derap nafsu onta yang memiliki agenda berkuasa

 

(Sumber: Status Facebook De Fatah)

Monday, November 28, 2016 - 22:15
Kategori Rubrik: