Birokrasi yang Merapat Ke Ulama

ilustrasi

Oleh : Ahmad Tsauri

Tamu yang datang ke kediakan Habib Luthfi itu macam-macam, banyak juga yang membawa blue print visi misi dan minta didoakan jadi Presiden.

Padahal makan sehari-hari saja sulit, ikut pilihan RT saja belum tentu diterpilih. Tapi Habib Luthfi ngemong orang-orang seperti ini. Mengasuh mewaraskan mereka perlahan-lahan. Itulah jenis kegilaan kerajaan-kerajaan yang sekarang ini marak.

Kalau orang gila dibirokrasi biasanya jalur yang mereka tempuh bukan membuat kerajaan tapi pemekaran daerah otonomi baru. Kalau orang gila di instansi selalu mencari musuh, jegal menjegal.

Dari orang biasa sampai level jenderal, dari bromocorah sampai ulama, banyak yang mengidap megalomania, atau sejenis kegilaan yang sekarang marak. Muaranya ada semacam trauma yang perlahan menjadi penyakit jiwa akut.

Ukuran kewarasan menurut saya tidak berlebihan dalam segala sesuatu, alhamdulillah masih banyak yang bisa diteladani, ada Gus Mus, ada Prof Quraish dan Gus-gus yang baru bermunculan.

Kita tidak kekurangan figur yang waras dalam menjalani kehidupan, kata orang jawa prinsipnya 'mejono', sedang-sedang saja, bahasa arabnya tawasut atau moderat. Alias tidak berlebih-lebihan, menghindari ekstrimitas dalam segala hal; dalam benci dan dalam cinta.

Sumber : Status Facebook Ahmad Tsauri

Tuesday, January 28, 2020 - 14:15
Kategori Rubrik: