Bintang Jasa

ilustrasi

Oleh : Ramadhan Syukur

BAPAK gue pernah ditawarin masuk anggota legiun veteran karena dihitung berjasa sama negara. Tapi oleh bapak gue ditolak. Kenapa? Karena bapak gue gak merasa pernah berjasa sama negara.

Sementara beberapa temannya menerima tawaran itu dengan senang hati. Bahkan bangga meski bapak gue tahu ada temennya yang kakinya buntung bukan karena granat musuh, tapi karena granat penangkap ikan yang dibuatnya sendiri.

Gara-gara Duo F dikabarkan akan mendapat bintang tanda jasa, banyak orang yang kebakaran jembi. Sebelum hangus, gue jadi kepo juga. Pengen tahu aja, pemberian penghargaan ini sama gak sih kayak penghargaan Oscar, ada kelas-kelasnya. Eh ternyata ada ya.

Bintang sipil terdiri atas 7 bintang, yaitu:
Bintang Republik Indonesia
Bintang Mahaputera
Bintang Jasa
Bintang Kemanusiaan
Bintang Penegak Demokrasi
Bintang Budaya Parama Dharma
Bintang Bhayangkara

Bintang Mahaputera terdiri atas lima kelas, yaitu:
Bintang Mahaputera Adipurna
Bintang Mahaputera Adipradana
Bintang Mahaputera Utama
Bintang Mahaputera Pratama
Bintang Mahaputera Nararya

Nah si Duo F itu akan menerima bintang jasa di urutan kelas paling bawah yaitu: Bintang Mahaputera Nararya.

Sesuai Pasal 25 Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2009, salah satu syarat umum untuk memperoleh tanda kehormatan di semua tingkatan dan kelas adalah: berkelakuan baik.

Catat itu. Artinya penerima belum pernah berbuat kriminal. Kalo cuma NYINYIR, yang dalam Tesaurus Bahasa Indonesia, Kamus Besar Bahasa Indonesia, dan lain-lain bersinonim sampai 80 kata, gak masuk hitungan.

Dan suatu hari gue tanyalah ke bapak gue. Kenapa waktu itu menolak masuk veteran, kan lumayan dapet santunan rutin dari pemerintah kayak teman-teman bapak yang lain, gak perlu capek-capek jadi tukang pangkas.

Apa jawab bapak gue. "Bapak masih punya harga diri."

Sejak itu gue paham, "harga diri jauh lebih berharga dari tanda jasa apapun".

Al Fatihah buat bapak gue yang kalo masih hidup 16 November 2020 berusia 100 tahun.

Sumber : Status Facebook Ramadhan Syukur

Wednesday, August 12, 2020 - 14:00
Kategori Rubrik: