Bicara Data Bukan Hoax

ilustrasi

Oleh : Alvin Daniel

Menjelang penghabisan PSBB khususnya di Jakarta, ternyata ada data yang cukup aneh untuk dianalisa.
Menurut info dan "katanya" Jakarta sebagai epicentrum virus codot memiliki angka kematian tertinggi dibandingkan tahun - tahun sebelumnya. Apa benar begitu?
Mari bicara data, yang ada sumber validnya supaya faktual dan enggak gosip semata.

Menurut data dari:
https://m.mediaindonesia.com/…/308151-angka-kematian-di-dki…
Angka kematian dikabarkan mencapai rekor tertinggi, tepat dari kejadian virus codot.

Tetapi angka yang diperlihatkan oleh
http://statistik.jakarta.go.id/pelaporan-kematian-penduduk…/
.... ternyata berbeda.

Tahun lalu, angka kematian di bulan April 2019 berada di angka 4.865 jiwa untuk total gender.
Tahun ini 2020, dilaporkan ada kematian 4.414 jiwa.
Artinya lebih rendah dr tahun lalu.
Kematian tersebut dilaporkan akibat multifaktor, bukan cuma karena virus codot.

Entah kenapa judul beritanya dibilang rekor kematian 10 tahun terakhir

Jadi begitulah ya kawan - kawan, kita hanya butuh waktu 5 menit kok untuk melihat dan belajar data, khususnya yang bikin heboh. Supaya ga panik terus terusan.

Jadi jujur saja saya nda tahu, dari mana asal beritanya bahwa Jakarta saat ini sudah menjadi "mass grave yard" kematian tertinggi sepanjang sejarah.

Sumber : Status Facebook Alvin Daniel

Tuesday, May 26, 2020 - 09:15
Kategori Rubrik: