Bhineka Tunggal Ika Penghargaan Tertinggi Bagi Kemanusiaan

ilustrasi

Oleh : Ahmad Tsauri

Karena kedirian kita saat ini, setiap individu, terbentuk dari banyak kebudayaan, banyak aliran dan paham agama, banyak cabang ilmu pengetahuan yang mebentuk kita.

Dalam diri kita masing-masing sehingga kita bisa memahami bahasa zamannya, dibentuk oleh banyak unsur, dalam diri kita ada Suni, Syiah, Muktazilah, khawarij, jabariyah, qadariyah, liberalisme, kapitalisme, komunisme, marhaenisme, dan ratusan bahkan ribuan unsur lain hasil eksperimen manusia selama ribuan tahun, tanpa kita sadari. Di akui ataupun tidak.

 

Lalu dengan pongah kita mengaku hanya bagian dari salah satunya saja, dan memusuhi mereka yang berada di bagian lain diri kita, kita dominan dalam Suni, lalu memusuhi saudara kita yang dominan dalam Syiahnya misalnya, atau agama kapitayannya, atau agama leluhurnya.

Sikap-sikap seperti ini sikap manusia yang tak tahu berterimakasih. Hanya manusia yang lahir dari batu dan hidup menyendiri dihutan yang pantas memusuhi siapa saja yang berbeda dengan dirinya.

Jadi hanya manusia berkebudayaan saja yang dapat memahami arti Bhineka tunggal Ika. Manusia dengan imajinasi gurun pasir pra Islam tidak akan bisa memahami filosofi berbhineka.

Sumber : Status Facebook Ahmad Tsauri

Friday, March 15, 2019 - 08:45
Kategori Rubrik: