Bhineka Tunggal Ika Ala Amerika

ilustrasi
Oleh : B Uster Kadrisson
Tanpa menunggu waktu untuk berlalu lebih lama lagi, Joe Biden kemarin malam melantik secara virtual ratusan anak buah yang akan bekerja di bawah petunjuknya. Dan dia membuka pintu selebar-lebarnya untuk siapa saja yang mau bersungguh-sungguh bekerja untuk rakyat Amerika. Ada mantan anggota dari partai yang berseberangan yang memang handal di dalam bidangnya. Tanpa melihat perbedaan etnis, gender serta latar belakang sosial, yang penting rela berdedikasi bagi bangsa dan negara.
Kebanyakan dari mereka adalah orang-orang yang sudah dikenal oleh Biden secara pribadi sebelumnya dan pernah bekerja sama. Yaitu saat dulu dia menjadi wakil presiden selama 8 tahun dalam masa pemerintahan Barrack Obama. Selain meminta mereka untuk sepenuhnya memberikan waktu untuk bekerja dengan sungguh-sungguh bagi kemakmuran rakyat Amerika. Dan belum apa-apa dia sudah mewanti-wanti, kalau dia akan langsung memecat mereka ditempat jika terdengar perilaku yang semena-mena.
Dari daftar mentri-mentri atau yang peringkat mentri yang akan menjadi pembantunya, bagaikan gado-gado dengan ingredient dari seluruh dunia. Seperti juga dengan wapres Kamala Harris, ada sekitar sepertiga merupakan keturunan imigrant yang orangtua mereka berharap mencari kemuliaan ketika dahulu datang ke Amerika. Tidak memandang asal etnis, ada beberapa merupakan keturunan Yahudi, ada yang berkulit hitam serta juga anak imigrant asal Italia, Irlandia, India, Mexico, Cuba atau juga China. Juga tidak membedakan prevalensi seksual, karena Mayor Pete Buttigieg yang menjadi Mentri Transportasi adalah seorang gay yang sudah sangat terbuka.
Dan yang lebih menarik hampir setengahnya adalah wanita, dan mereka menempati posisi-posisi yang cukup significant. Seperti Mentri Keuangan Janet Yellen, yang sudah cukup berumur, dan dalam usia 74 tahun dia pasti sudah kenyang dengan berbagai macam pengalaman. Selain itu ada Avril Haines yang menjadi kepala Badan Intelligent yang membawahi CIA dan FBI serta merupakan yang pertama sekali dipegang oleh seorang perempuan. Teringat akan tokoh M dalam film James Bond yang pernah diperankan oleh Madame Judi Dench, sepertinya mungkin pertimbangan Opa Joe adalah karena perempuan bisa mengorek rahasia dapur orang lain tanpa pernah ketahuan.
Yang lebih menarik lagi, dimulai dari kemarin DPR dan Senate telah dikuasai oleh partai Democrats seutuhnya. Karena kedudukan para Senator dari kedua belah partai di Senate adalah fifty-fifty, sehingga menara akan miring ke kanan dengan ditambah kedatangan wapres Kamala. Diharapkan semua usulan undang-undang dan kebijakan dari partai Democrats bisa lolos, karena selama ini selalu tersandung di sana. Seperti proses impeachment presiden yang lama, dan rencana pemberian uang jajan insentif $2,000 yang sudah lama ditunggu-tunggu.. asyeekkk.. hip hip hoorah..
Tabik.
Sumber : Status Facebook B. Uster Kadrisson
Saturday, January 23, 2021 - 18:00
Kategori Rubrik: