Beye Sebagai Contoh Rakyat Salah Pilih Pemimpin

ilustrasi
Oleh : Markonah II
Bukan rahasia lagi 10 thn pemerintahan Beye banyak proyek yg mangkrak, salah satu proyek mangkrak yg legendaris adalah Candi Hambalang yg merugikan negara sebesar 2,5 Triliun, jadi jika dia diberi gelar Bapak Mangkrak Indonesia itu wajar saja.
Bukan rahasia lagi ditubuh partainya juga banyak skandal korupsi. Selama 10 tahun berkuasa apakah prestasi Beye utk Indonesia ? Ternyata prestasinya telah menciptakan 40 lagu dan 5 album dan masuk rekor muri dan inilah satu²nya yg dibanggakan Beye.
Prestasi yg lebih hebat lagi dihadirkan Beye adalah berpelukan mesra dgn ormas radikal HTI yg hendak mengubah Pancasila dgn khilafah,
- Pada 22 Juni 2006 HTI terdaftar sbg ormas.
- Pada Juli 2014 HTI disahkan sbg badan hukum perkumpulan di Kemenkumham yg semua ini direstui Beye.
Pada masa pemerintahan Beye radikalisme tumbuh subur dan tidak ada penindakan nyata.
- Selama 10 tahun pemerintahan Beye ( 2004-2014 ), BBM yg disubsidi adalah sebesar 1.300 Triliun atau tepatnya 1.297,8 Triliun, uang subsidi yg sgt besar ini teryata tidak tepat sasaran dan bukan rahasia lagi bahwa uang subsidi yg sgt besar tsb kebanyakan dibakar hanya untuk orang kaya.
Sedangkan subsidi listrik selama Beye berkuasa sebesar 672,76 Triliun, subsidi listrik ini juga sebagian tidak tepat sasaran, lebih banyak dinikmati oleh orang yg mampu/orang kaya.
Pada era pemerintahan Jokowi, subsidi BBM dan Listrik masih ada, tetapi sudah jauh dikurangi, dan uang subsidi ini dialihkan untuk hal² yg produktif untuk pembangunan, dari pd hanya dibakar untuk orang kaya, lebih baik diberikan sbg bantuan untuk orang miskin.
Pada Pilpres 2004 utk pertama kalinya rakyat Indonesia memilih secara langsung, salah satu kandidatnya adalah Beye dan pd saat itu terjadi euphoria terhadap Beye dan dgn memainkan politik Playing Victim, Beye pun menang dan 5 thn pertama pemerintahan Beye pembangunan tidaklah menggembirakan justru banyak yg mangkrak dan merugikan negara, masyarakat juga banyak yg kecewa tetapi anehnya pd Pilpres 2009 Beye kepilih lagi dan dlm hal pembangunan dan ekonomi tdk ada perubahan apa² dan semakin banyak proyek yg mangkrak.
Beye adalah sbg contoh dimana rakyat salah dlm memilih pemimpin negara. Dia terus menjaga kekuasaannya dgn sistem Zero Enemy, semua ormas radikal dan lawan politiknya dirangkulnya, dia hanya menjaga kelanggengan kekuasaannya dan bukan melakukan pembangunan besar²an.
Beye berhutang hanya habis dibakar utk subsidi yg kebanyakan dinikmati orang mampu.
Sedangkan Jokowi berhutang untuk melakukan pembangunan bangsa dan negaranya untuk rakyatnya, dgn program pro rakyat kecil.
Bukan rahasia lagi jika proyek yg mangkrak Beye tsb. banyak yg diselesaikan Jokowi dan dlm hal ini Jokowi tdk pernah sekalipun menghujat Beye, apakah Beye berterima kasih pada Jokowi? teryata tdk pernah, malah sibuk nyinyir dan sampai hari ini Beye dan anak²nya tetap menyerang Jokowi.
Jokowi dan Ibu Negara Iriana beserta anak dan keluarganya tidak pernah sekalipun menghina, menghujat dan merendahkan Esbeye, istrinya (alm) dan anak²nya, tetapi sebaliknya tetap memujinya.
Tetapi kenapa Beye dan anak²nya malah sebaliknya ?
Apakah belum cukup 10 tahun berkuasa, ingin diteruskan anaknya lagi, tidak kesampaian lalu sakit jiwa ?
Contoh rakyat salah dlm memilih pemimpin negara adalah "Beye."
Contoh rakyat benar dlm memilih pemimpin negara adalah " Ir.H.Joko Widodo ".
Mari kita tetap percaya dan tetap solid dukung Jokowi dari para bedebah negeri ini yg haus kekuasaan dgn menghalalkan segala cara haram.(RS)
By: MII
Sumber : Status Facebook Markonah II
Tuesday, January 12, 2021 - 09:15
Kategori Rubrik: