Bersinarlah Lewat Perilakumu

ilustrasi

Oleh : Aru Martino

Hampir 80% keluarga besar saya itu muslim.

Bahkan 1 adek saya yg laki jg muslim.

Tante2 saya dan om2 saya sebagian besar menikah tdk dg etnis (Chinese) yg sama.

Ada yg menikah sama orang padang, ternate, banjarmasin, jawa, bengkulu, dan masih banyak lagi suku yang lainnya.

Saya sendiri menikah bukan dengan wanita chinese.

Istri saya orang jawa

Di keluarga istri saya juga ada pendukung HTI dan PKS.

Bahkan dulu saya waktu SD pas ikut Tante saya yg Hajjah pernah disekolahkan di SD Muhammadiyah

Tapi walaupun begitu, kami saling menghargai.

Tidak ada yg menganggap dirinya lebih mulia dr yg lain.

Kalo lebaran ya yg Kristen pada datang ke sodara, kalo natalan ya yg muslim ngucapin selamat natal.

Apa tujuan saya menceritakan hal ini?

Tujuannya cuma 1,

Saya hanya ingin berbagi pesan bahwa sesungguhnya yg membuat seseorang jadi rasis itu bukan soal agama yg dianutnya tapi lebih kearah pribadinya masing-masing.

Mau dia muslim keq, kristen keq, hindu keq, budha keq, konghucu keq, aliran kepercayaan keq,

Kalo karakternya baik ya baik pula kepribadiannya.

Tapi sebaliknya juga, mau se'taat apapun cara ber'agama'nya, kalo karakternya berantakan ya berantakan juga cara hidup dan perilakunya

Kayak owe ini juga termasuk berantakan kepribadiannya

Bahasan ini akan saya khotbahkan pada hari minggu besok dengan judul,

BERSINARLAH LEWAT PERILAKUMU!

Sumber : Status Facebook Aru Martino

Sunday, July 12, 2020 - 10:15
Kategori Rubrik: