Bersih-Bersih BUMN Jangan Surut

ilustrasi

Oleh : Wahyu Sutono

Lanjutkan mas menteri..

Maju terus pantang mundur. Sementara ini jangan terlalu hiraukan dulu kiri kanan termasuk dari pendukung Pak Jokowi sekali pun. Ikuti saja arahan Pak Jokowi, serta optimalkan semua kemampuan dan pengalaman mas menteri selama menjadi seorang profesional berkelas international.

Yang mendukungmu tentu rakyat Indonesia yang masih waras serta menginginkan Indonesia berubah maju termasuk BUMN. Masih banyak yang percaya dan mendukung penuh kiprahmu termasuk KPK, BIN, para Jenderal, selain para elite politik yang sejalan dengan cita-cita para pendiri bangsa.

Kalau lah ada yang hendak ikut berkontribusi dengan kritik, selama itu konstruktif, artinya ia tahu betul persoalan BUMN seperti apa, lalu penyebabnya apa, akibatnya apa, dan yang pasti ada alternatif solusi yang siap eksekusi, silahkan pertimbangkan. Namun bila hanya koar-koar masalah BUMN doang, anggap saja itu sebagai motivasi untuk semakin maju. Yang lebih penting lagi bahwa kritik itu harus demi kemajuan, serta lepas dari kepentingan politik atau kepentingan diri dan koleganya.

Mengemukakan masalah BUMN itu mau sekarang, 2 tahun lalu, 10 tahun lalu, atau 20 tahun lalu, semuanya sama. Ya itu-itu saja. Nggak ada yang berbeda. Dari utang BUMN, banyak mafianya, korupsinya, dan lain sebagainya. Saatnya sekarang untuk berbenah diri, bersih-bersih, restrukturisasi, dan tentu saja pengembangan, agar BUMN bisa menjadi salah satu penyumbang devisa negara, dus bukan tempat bancakan sebagian elite.

Mas menteri setahun pun belum, jadi wajar bila belum bisa menyulap BUMN yang begitu banyaknya menjadi badan usaha yang berkontribusi besar bagi bangsa ini. Masih ada yang menjadi badan usaha milik nenek lo. Jelas ini bukan perkara mudah mengurai semua persoalan yang sudah seperti benang kusut yang didiamkan puluhan tahun.

Satu pesan saja. Nanti bila anak, cucu, cicit perusahaan yang aneh dan harus dibubarkan, ada baiknya tenaga muda yang masih potensial bisa dimutasikan ke BUMN yang produktif, agar tak menambah pengangguran.

"Selamat melanjutkan bersih-bersihnya. Semoga BUMN segera bangkit menjadi perusahaan-perusahaan yang mendunia."

Salam NKRI Gemilang 

Sumber : Status Facebook Wahyu Sutono

Monday, June 22, 2020 - 09:00
Kategori Rubrik: