Berkat Warisan Ahok Bagi Warga Jakarta, Pemenang Tender Pohon Imitasi Ketahuan

Oleh : Herry Tjahjono

Sesaat setelah tahu akan kalah setahun yang lalu, Ahok menyampaikan sesuatu pada warganya :

"Bapak dan Ibu jangan khawatir.
Saya masih tetap menjabat sebagai gubernur sampai Oktober 2017.
Saya pasti akan membereskan semua pekerjaan rumah saya.
Sehingga kelak jika saya sudah mundur dan tidak bersama bapak dan ibu lagi, semua program itu tetap dinikmati."

Dan terkait APBD Jakarta, sebuah sumber menyebutkan - nampaknya Ahok menjalankan prinsip BTP (Bersih, Transparan, Profesional).
APBD sudah 'di-locked' melalui tiga password bersama BPK dan KPK.
Jadi mau tak mau, siapapun gubernurnya - wajib mengelola dengan 'sepengetahuan' BPK dan KPK tersebut.
Anies dan Sandi akan kecele jika mau main-main dengan APBD.

Dan apa yang disampaikan Ahok itu terus menunjukkan tuahnya. Sistem e-Budgeting warisannya kembali berhasil membongkar sebuah pelaksanaan proyek gagal bernilai milyaran rupiah.

Dari penelusuran yang dilakukan, ternyata alamat PT Cahaya Perisai Afiyah sebahai pemenang tender pengadaan pohon plastik senilai 8,1 Milyar berada di dalam Gang Sempit, Jl. Patriot Dalam No. 27 A Jakasampurna, Bekasi Barat.

Berbagai pertanyaan menyeruak di tengah masyarakat : bagaimana caranya perusahaan semacam ini bisa memenangkan proyek pohon imitasi senilai 8,1 milyar di Jakarta? Siapakah sesungguhnya pemilik perusahaan ini? Apa yang sesungguhnya terjadi dalam tender proyek ini ?
...........................

Sahabat, Ahok adalah negarawan - sebab sebagai pemimpin - dia sempurna melayani rakyatnya.

Ahok adalah negarawan - sebab ketika tahu akan kehilangan kekuasaannya, dia justru lebih dulu memikirkan rakyatnya - bukannya sibuk menyelamatkan diri dan kekuasaannya.

Berbagai warisan kepemimpinan Ahok terus berbuah bagi warga dan Jakarta, meski ia sendiri harus terpuruk dalam sebuah sel.

-HT-

#KPKHARUSBERGERAK

Sumber : facebook Herry Tjahjono

Friday, June 1, 2018 - 12:00
Kategori Rubrik: