Bercadar Tapi......

ilustrasi

Oleh : Ahmad Sarwat Lc MA

Kalangan muslimah yang sudah sampai keyakinan bahwa cadar itu wajib, pastinya kelasnya sudah bukan kelas yang suka bercampur baur antara laki-laki dan perempuan lagi.

Kalau levelnya sudah pakai cadar itu jadi aneh bila masih saja pulang pergi ke kampus atau kantor naik angkot berdesakan dengan laki-laki bukan mahram, sampai nempel-nempel gitu. Lha terus larangan berikhtilat itu mau dikemanain?

Kalau levelnya sudah pakai cadar itu jadi lucu bila masih doyan naik ojek dibonceng tukang ojek yang bukan mahram. Lha terus larangan berduaan dengan yang bukan mahram mau dikemanain?

Kalau levelnya sudah bercadar rasanya aneh kalau masih doyan kerja keluar rumah meninggalkan anak-anak di rumah. Lalu ayat wa qarna fi buyutikunna mau dikemanain?

Kalau levelnya sudah pakai cadar nggak mungkin mau disuruh bosnya dinas luar kota tanpa mahram. Lha hadits yang melarang bepergian tanpa mahram mau dikemanain?

Nanti orang-orang pada heran, lha itu si mbak pakai cadar, tapi nggemblok di punggung abang-abang tukang ojek?

Sumber : Status Facebook Ahmad Sarwat Lc MA

Friday, November 1, 2019 - 16:00
Kategori Rubrik: