Bercadar Sadar

ilustrasi

Oleh : Djati Erna Sahara

Kalau mau bercadar monggo.. bagus itu... bisa nutupin muka yg gak pupuran atau menghindari teriknya matahari dan debu2 nakal...

Saya gak peduli dg perempuan bercadar meski suka aneh liatnya karena mungkin gak terbiasa melihat ninja di negara Indonesia.

Tapi ketika BOMBER2 bercadar mulai unjug gigi... saya jadi agak ngeri tiap jumpa perempuan bercadar.

Saya punya teman SMA yg sekarang bercadar... masya Allah... dulu dia lincah banget dan sedikit urakan. Ketika reunian SMA, saya lihat dia kalem banget... menyapa saya pun dengan lembut. Saya terpesona bukan karena cadarnya... tapi karena tingkah lakunya berubah 180 derajat.... rupanya cadar telah membuatnya menjadi wanita solehah lahir bathin. Lalu tiba2 saya tahu kalau dia pun mengidolakan pak Jokowi... makin kagumlah saya terhadapnya....

Dulu zaman Rasulullah saw, hanya istri2 beliaulah yg diwajibkan bercadar, sebagai pembeda atas perempuan2 yang ada di jaman itu. Jadi semua orang akan tahu, bahwa dia istri nabi saw karena cadarnya.

Kalau wanita2 masakini ingin bercadar, silahkan saja... TAPI JANGAN BIKIN MALU ISLAM. Kalian komit bercadar artinya sudah mampu berakhlak seperti istri2 nabi Muhammad saw yg selalu menunduk, tidak suka pamer gaya apalagi komen sengak di lapak orang.

Saya lebih suka perempuan dg PP beha tapi komen2nya lembut, ketimbang perempuan dg PP cadar tapi komennya seperti mau menelan hidup2 lawannya....

Contohlah perempuan bercadar yang menyayangi anjing dg kasih sayangnya.... dia bercadar karena sadar bukan karena ingin menghajar yg memprotes CADAR....

Sumber : Status Facebook Djati Erna Sahara

Sunday, December 1, 2019 - 18:45
Kategori Rubrik: