Berbuat baik pada Orang Tua

ilustrasi
Oleh : Aru Martino
Dalam kehidupan berumahtangga, kita harus sadar bahwa pasangan kita tidak sepenuhnya terlepas dari keluarganya.
Itu sebabnya ketika pasangan kita masih memberikan banyak waktu untuk orang tuanya, kita harus bisa memahaminya dengan bijak.
Beri dia kesempatan untuk mengabdi dan membalas budi atas pengorbanan yang telah dilakukan orang tuanya.
Jangan dimarahin dan dilarang.
Karena menurut saya,
Pengabdian pasangan kita kepada orang tuanya juga merupakan pintu masuk buat kuasa Tuhan agar bisa memberkati rumah tangga kita secara luar biasa.
Itulah yang saya lakukan kepada istri saya.
Beberapa tahun terakhir ini, saya memberikan kesempatan padanya untuk meluangkan banyak waktu buat berbakti kepada orang tuanya.
Bahkan 1 tahun terakhir ini (2020-2021), waktu yang dihabiskan istri untuk orang tuanya melebihi batas kewajaran.
Dia bukan hanya harus mengurus gereja, tapi juga mengurus maminya sejak papinya dipanggil Tuhan pada April 2020.
Dan sebagai suami, saya tidak merasa keberatan untuk pengorbanan yang istri saya lakukan kepada maminya.
Apalagi sejak beberapa minggu ini, setiap pagi sebelum ke kantor dan setelah pulang kantor, istri saya selalu ke rumah orang tuanya (orang tuanya tinggal bersama adeknya) yang lumayan jauh untuk merawat dan memandikan maminya yang terkena stroke.
Kadang kasihan,
Tapi kalo melihat istri melakukannya dengan tanpa beban, sebagai seorang suami, saya hanya bisa berdoa biar dia diberikan kekuatan dan kesehatan.
Begitulah menurut saya seharusnya kita melihat hubungan pernikahan kita dengan keterkaitan pasangan kita terhadap keluarganya.
Harus didukung!
Jadi saya sangat heran sekali jika mendengar ada suami istri ribut hanya karena masalah pasangannya menghabiskan banyak waktu untuk merawat orang tuanya.
Pesan dari tulisan saya kali ini cuma satu,
Beri dia (pasanganmu) kesempatan untuk mengabdi kepada orang tuanya.
Salam sukacita buat kita semua.
Sumber : Status Facebook Aru Martino
Saturday, January 16, 2021 - 13:45
Kategori Rubrik: