Beranikah Anies-Sandi Buka Koridor 14 dan 15?

Ilustrasi

Oleh : Damar Wicaksono

Mau ngukur kinerja Gubernur baru Jakarta? Terutama dalam layanan moda transportasi massal?

Coba lihat apa mereka berani mengeksekusi "sisa" 2 koridor TransJakarta yang dulu kajiannya ditetapkan di masa bang Yos. Koridor 14 UI-Pasar Minggu-Manggarai dan koridor 15 Pondok Kelapa (Kalimalang)-Blok M. Keduanya sama2 berjarak kira2 17,5 km dan dirancang melayang 

Coba tak bantu saran mas gub baru

Dalam seminggu ini, saya naek KRL di koridor Bogor dan Bekasi. Di jam padat. Tahun ini banyak kereta KRL mogok. Target 1,2jt pnmp/hari pada 2019, bakal trcapai lbh cepat. Skrg saja sdh 1,1jt/hari

Saran..
Pemprov DKI memberi hibah PT. KAI utk memperluaas/meningkat stasiun2 di jalur Bekasi dan Bogor. Kranji di jalur Bekasi. Lalu, UI, Lenteng Agung dan Pasar Minggu di jalr Bogor. Kelimanya dijadikan juga stasiun awal dan akhir.

Tambah kereta jg. DKI jg bs bantu beli

Lalu koridor 14 dijadikan mendatar saja. Dari Ps. Minggu-supomo-sahardjo (9 km) dilebarkan. Bikin melayang jg Sama2 nggusur, tp lbh mahal

Itu jg kl berani 

*) Koridor 15 ngga usah dibikin
Tinggal bikin koridor tambahan aja bos..kan misal dari Pangkalan Jati ke Cawang, jalan udah lebar, atas ada tol Becakayu. Lewatin tol aja, turun Cawang, belok menuju MT. Haryono n Gatsu (udah ada jalur busway kan? Belok ke Tendean, naek ke jalan layang koridor 13. Turun di Mabes Polri, belok ke Sisingamangaraja trus Blok M

Hhe. Ngga usah mbangun lagi

Sumber : Status Facebook Damar Wicaksono

Friday, November 10, 2017 - 17:00
Kategori Rubrik: