Beragamalah yang Lebih Mencerahkan

Oleh: Saiful Huda Ems

 

Saya selalu ingatkan pada para sahabat-sahabat non muslim saya, agar tidak terlalu emosional menghadapi provokasi orang-orang seperti Shomad. Kalau orang-orang non muslim khususnya Kristen terjebak dalam kemarahan yang tak terkendali, maka kelompok-kelompok radikalis Islam itu malah akan tumbuh subur dan mendapatkan dukungan simpatinya yang lebih luas dari saudara-saudara seimannya karena sentimen agama. 

Maka inginnya saya itu, masing-masing dari kita lebih fokus untuk menertibkan tokoh-tokoh agamanya sendiri-sendiri, agar tetap berdakwah di jalur yang konstitusional dan sesuai dengan nilai-nilai positif yang dianjurkan dalam agama kita masing-masing. Shomad misalnya, tak harus dihajar oleh para pendeta, tapi harusnya dihajar atau diperingatkan dengan keras oleh ulama yang lainnya, dan kasus pendeta yang menghina Islam itu harusnya dihajar oleh pendeta-pendeta yang lainnya, bukan oleh para ulama. 

 

Jadi jangan beri celah sedikitpun bagi kaum radikalis (apapun agamanya) untuk membenturkan Islam vs Kristen dan agama-agama yang lainnya, dengan ras atau suku-suku yang lainnya, karena kita semua saudara satu bangsa, satu bahasa, satu tanah air Indonesia. Percayalah, tidak akan ada satu agamapun yang menganjurkan kita untuk bermusuhan satu sama lain hanya sebab beda keyakinan. Karena kalau tidak demikian tentunya agama itu tidak bakalan laku dan diterima dengan baik oleh para pengikutnya. Semua agama pastinya lebih menekankan perdamaian, olehnya jika ada pemeluk agama lebih menyukai permusuhan daripada perdamaian, maka sebetulnya itu adalah urusan ketidak warasan pribadinya sendiri.

Mari sama-sama mengembangkan pikiran-pikiran positif yang mendekatkan jiwa kita dengan kebenaran Tuhan. Agama itu harusnya mencerahkan dan tidak membutakan, melembutkan hati dan tidak mengeraskannya, mengulurkan tangan persaudaraan dan tidak malah memutuskannya. Inilah agama yang rasional, indah dan menyejukkan hati...(SHE).

Sumber: Facebook Saiful Huda Ems (SHE).

Wednesday, August 21, 2019 - 14:30
Kategori Rubrik: