Bencana

ilustrasi
Oleh : Ramadhan Syukur
BAPAK gue pernah bilang, "Jangan minta bantuan siapapun, selama kamu masih bisa melakukannya. Kecuali bantuan itu memang datang untuk menolongmu."
Pesan ini dulu terlalu ruwet di otak gue saat masih kecil. Susah menterjemahkan maksudnya. Orang susah kok gak mau minta bantuan. Belagu amat.
Setelah gede, gue dapat ucapan baru lagi. Lebih belagu dari yang pertama. "Jangan pernah mengemis ke orang lain, sekali pun perutmu lapar."
Pesan itu baru mulai bisa gue pahami real ketika pada 30 September 2009 gempa dahsyat berkekuatan 7,6 skala Richter, meluluhlantakkan sebagian wilayah Sumatra Barat. Menurut data Satuan Koordinasi Pelaksana Penanganan Bencana (Satkorlak PB) Sumatra Barat, sebanyak 1.195 orang tewas.
Beberapa hari setelah gempa, adalah seorang motivator Mario Teguh dalam salah satu episode nya berkata begini yang masih nempel di benak gue.
"Lihatlah bencana di sini. Tak ada orang mengeluh menunggu bantuan. Tak ada orang minta-minta sumbangan di jalan-jalan. Ibu-ibu tetap masak di bawah reruntuhan. Bapak-bapak membuat perlindungan dari sisa-sisa bangunan. Mereka tak minta bantuan selama masih bisa mereka lakukan sendiri." Dan ungkapan yang memotivasi lainnya.
Kemarin sepanjang perjalanan dari Kemang ke Tangerang, gue mengikuti laporan gempa bumi di Majene. Dalam salah satu wawancara dengan penduduk yang berhasil dihubungi, kuping gue gatel mendengar keluh kesahnya soal bantuan yang maunya secepat kilat.
Tiba-tiba terlontar ucapan, ke mana Mensos?
Sampai di rumah gue iseng-iseng browsing mencari tahu ke mana Mensos. Eh yang ketemu malah keluh kesah warganet yang juga mencari Ibu Risma.
Yang menyebalkan adalah mereka yang butuh bantuan itu sempat-sempatnya mengolok-olok orang yang dimintai bantuan. "Ayo, bu risma. Jangan di Ibu Kota saja. Banyak kerjaan di daerah bencana." "Kemensos RI prioritaskan dahulu korban bencana. Jangan cuma ngurusin gelandangan di Jakarta."
Kurang ajar banget kan. Padahal Ibu Risma diam-diam sudah langsung bergerak cepat terbang ke Majene bersama Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Doni Monardo. Risma disuruh Presiden Jokowi untuk turun langsung.
Di negeri ini ternyata banyak sekali orang-orang kurang bersyukur dan gak tahu diri. Orangnya dicaci maki tapi bantuannya dinikmati, itu seperti sudah tradisi.
Dan kemarin gue juga baca tulisan orang berhati jahat yang menulis, gara-gara mensosnya Ibu Risma negeri ini jadi banyak bencana. Sementara orang-orang berhati baik justru bersyukur, di saat bencana Ibu Risma mensosnya.
Dan gue bersyukur, meski hidup gak bisa lepas dari bantuan orang lain, bapak gue sempat mengajarkan untuk gak minta bantuan orang lain selama gue bisa melakukannya sendiri.
Sumber : Status Facebook Ramadhan Syukur
 
Monday, January 25, 2021 - 09:30
Kategori Rubrik: