Benarkah Ideologi Marx Berbahaya?

ilustrasi

Oleh : Jumrana Sukisman

Sosialisme utopis pertama kali diperkenalkan oleh Marx. Ini semacam gerakan politik yg luas. Ia menciptakan istilah itu setelah sebelumnya mencermati hubungan kerja buruh dan kaum borjuis yg tdk seimbang, dimana buruh dianggapnya hidup dlm kekuasaan Borjuis dan tdk berdaya dibawah upah yg rendah

Ada 4 pemikiran Marx yg kemudian mendorongnya menulis Teori Alienasi. Buruh teralienasi dalam masyarakat borjuis: 
© Disebabkan oleh hasil kerjanya menjadi “objek asing yang memiliki kekuasaan atas dirinya”
© Terasing dari aktivitas kerjanya, dimana aktivitasnya justru ‘ditujukan untuk melawan dirinya sendiri’, seolah-olah aktivitas kerja itu ‘bukan miliknya’
© Terasing dari dirinya sendiri sebagai manusia(man’s species-being), yang ditransformasikan menjadi ‘sesuatu yang keberadaannya asing baginya
© Oleh manusia lain, dan dalam hubungannya dengan ‘kerja mereka dan objek kerja’.

Bagi Marx, alienasi tidak menempel pada objektifikasi sebagaimana adanya melainkan dengan fenomena tertentu dalam bentuk ekonomi yang aktual: yaitu, upah buruh dan transformasi produk tenaga kerja menjadi objek yang berdiri bertentangan dengan produsernya.

Pemikiran Marx ini kemudian mendapat banyak tanggapan dan dikembangkan dalam banyak perspektif. Ini juga mengilhami gerakan-gerakan kaum buruh dalam tataran praksis.

Secara teoritis, pemikiran Mark juga banyak dikembangkan oleh penganut egaliterianisme dan pakar masyarakat komunal, menjadi inspirasi bagi pemikir kritis dari jaman ke jaman

Dalam pandangannya mengenai sosialisme utopis, Marx merindukan sebuah masyarakat yang; tidak ada kekurangan, tidak ada kemiskinan, tidak ada kejahatan, tidak ada penyakit atau ketidakpedulian di dunia; semua orang bekerja untuk kemajuan bagi semua umat manusia, bukan bagi kekayaan dirinya sendiri. 
Masyarakat yg sangat ideal karena itu disebut utopis.

Jadi.... dimana bahayanya pemikiran ini?

Sumber : Status Facebook Jumrana Sukisman

Monday, August 5, 2019 - 09:30
Kategori Rubrik: