Belajar Sufi Kepada pak Jokowi

ilustrasi

Oleh : Abdul Malik

Kesederhanaan itu Standar Moral yang Paling Utama dari Seorang SUFI.
Kemampuan Menahan Diri dari Kekuasaan yang ada Dalam Genggaman Tangannya itu Ujian Bathin yang sungguh Luar Biasa.

Disisi lain para Muballigh memamerkan Kendaraan Mewahnya yang bernilai Milyaran Rupiah Penuh Kebanggaan dengan semboyan Hidup Terhormat Mati Masuk Surga.
Seorang Muballigh yang mengerti Agama menyandarkan Kehormatan Diri pada Harta Benda Duniawi..

Dengan KESEDERHANAAN nya apakah pak JOKOWI Kehilangan Kehormatannya...?

Pak JOKOWI Tidak Menyandar KEHORMATAN itu pada JABATAN.
Pak dhe JOKOWI Hidup dalam Standar Persepsi Pribadinya.
Sementara kebanyakan Orang Hidup dalam Persepsi Orang Lain yang bertumpu pada ke Pantasan.

Kesederhanaan itu meringankan beban moral untuk bertindak benar, tegas dan berani, karena di tubuhnya tidak ada beban VIRUS KESERAKAHAN yang membatasi Ruang Geraknya.

Kesabaran pak dhe JOKOWI Kemampuan LUAR BIASA dari seorang PEMIMPIN yang berdiri diatas semua Golongan dan Kepentingan.
Hujatan dan cacian tidak menyurutkan langkah beliau membereskan bangsa ini dari cengkraman MAFIA turun temurun.

Disisi lain kita melihat perilaku ormas dengan sombongnya memperalat Ummat dan agama demi kepentingan kelompoknya. Mengeluarkan statemen dengan diiringi ancaman.

Fitnah keji menjadi santapan rohani yang memperkaya ruang bathin pak dhe untuk tetap Teguh membawa Bangsa ini di Rel yang Benar, di tengah himpitan ke Pentingan Geopolitik Internasional.

Sifat Kesederhanaan, keberanian, kesabaran dan kerja keras bagian dari Moral atau ahlak ke Sufi an.

Ini yang membuat iri kelompok agama yang kulturnya wahabiisme di tanah air karena sifat mereka terbalik jauh dari sikap pak dhe.

Yang lucunya sifat sabar, sederhana, kerja keras ini mereka sepatkan seperti PKI.

Jujur secara moral kelompok Pembenci pak dhe ini sudah kalah. Menonjolkan agamanya tapi menyembunyikan Tuhannya.

Beragam upaya dan isu untuk menjatuhkan pak dhe selalu kandas dengan sendirinya.

Suka atau tidak suka kita menyaksikannya bahwa kekuatan Moral tidak mudah untuk di jatuhkan oleh kekuatan amoral.

Pesan pentingnya beragama secara sunyi, tonjolkan ahlak kepermukaan agar menjadi contoh bagi banyak orang.
Menonjolkan agama tanpa ahlak akan menjadi bumerang bagi diri sendiri.

Jika para Sufi asik berIbadah dan melayani, pak dhe asik bekerja dan melayani.
Sesuatu yang di luar tanggung jawab tidak menjadi beban bagi dirinya.

Ironisnya
Pihak Pembenci justru yang bukan tanggung jawabnya justru ingin mereka kerjakan, yang menjadi tanggung jawabnya, justru di abaikan...

Semoga ALLAH SWT Selalu Melindungi mu PRESIDEN KU...
Aamiin 3x Rabbal'aalamiin.

Sumber : Status Facebook Sulfas Erts Anto

Wednesday, July 1, 2020 - 09:00
Kategori Rubrik: