Beda Umat Kristen dan Muslim

Oleh: Sumanto Al Qurtuby

 

Saya perhatikan reaksi publik Muslim dan umat Kristen berbeda dalam menyikapi sebuah masalah atau persoalan fundamental yang berkaitan atau menyangkut agama mereka, baik yang berkaitan dengan ajaran, doktrin, tokoh panutan, teks suci, atau simbol yang dianggap sakral.

Umat Islam cenderung baperan, marah, dan ngamukan kalau apa yang mereka anggap sakral dalam agama mereka itu diusik, meskipun sebetulnya itu hanya sepele saja. Kalau sudah ngamuk, mereka bisa kalap kesurupan, kesetanan, atau kedemitan kayak celeng mendem limun oplosan.

 

 

Hal-hal yang sangat remeh-temeh pun bisa membuat (sebagian) umat Islam ngamuk dan gelap mata bahkan sampai melihat jemuran pakaian pun bisa marah karena dianggap mirip salib pun. Lihat pohon cemara pun bisa kepanasan pun. Kalau mengkritik orang-orang tertentu yang ditokohkan oleh umat Islam pun bisa memantik kemarahan daripada massa pun.

Tapi hal itu jarang terjadi di kalangan umat Kristen. Yesus itu sudah sangat sering sekali menjadi bahan ledekan, olok-olok, atau digambar aneh-aneh, baik oleh umat Kristen sendiri maupun non-Kristen. Injil sudah tak terhitung lagi berapa kali dikritisi. Tokoh Kristen sudah berjibun jumlahnya yang dikritik karena dianggap melakukan tindakan amoral misalnya. Simbol-simbol Kristen sudah tak berhitung berapa kali dikritik. Tapi umat Kristen santai saja, tidak grusa-grusu dan ngambekan kayak si otong.

Kira-kira kenapa ya mereka kok berbeda dalam menyikapi sesuatu? Padahal Islam itu, salah satunya, bermakna "damai" tapi kenapa umatnya sering ngamuk?

Apakah itu karena Islam itu "agama bungsu" sehinggga umatnya juga mbandel dan kekanak-kanakan sepertinya umumnya si bungsu sementara Kristen lebih dewasa karena sebagai "kakaknya Islam"? Tapi saya bungsu kok bersikap dewasa ya dan suka pilm-pilm dewasa? Huzz

 

(Sumber: Facebook Sumanto Al Qurtuby)

Sunday, February 24, 2019 - 21:30
Kategori Rubrik: