Beda Sikap MUI Pada Somad dan Ahok

ilustrasi

Oleh : Nophie Kurniawati

MUI undang UAS untuk klarifikasi dan tabayun. Suatu langkah yang bagus dan memang seharuanya dilakukan. Mudah2an masalah ini bisa diselesaikan sebaik2nya. Apalagi ini menyangkut orang2 sholeh, orang2 yang akhlaknya mustinya sebaik tausiah2nya. Jadi tidak perlu ada demo2an.

Sayangnya, dulu MUI tidak melakukanya kepada Ahok. Tanpa pernah ditabayuni Ahok langsung dihukumi telah menistakan agama Islam. Ahok tidak diberi kesempatan menjelaskan. Padahal apa yang dia sampaikan adalah sama seperti yang disampaikan oleh Gus Dur alm waktu beliau kampanye untuk Ahok di Belitung. Saat itu tidak ada masalah, tidak ada yang melaporkan bahwa Gus Dur telah menghina Islam.

Alangkah baiknya kalau MUI berlaku adil pada semua orang. Jangan dilihat identitasnya tapi perlakukanlah semua sebagai WNI yang punya kedudukan sama dimata hukum negara.

Walau tidak pernah ditabayuni, Ahok pun sudah meminta maaf. Toh proses hukum terus berjalan. Demo tidak berhenti. Sampai vonis pengadilan dijatuhkan dan hukuman dijalani.

Untuk sikapnya sebagai WNI yang patuh pada proses hukum, saya sangat respek kepada Ahok.

Yang ingin diskusi baik2 silahkan komen. Yang cuma ngomel2 gak jelas, gak bakal gue tanggepin.

#NK

Sumber : Status Facebook Nophie Kurniawati

Thursday, August 22, 2019 - 22:00
Kategori Rubrik: