Beda Banjir Jakarta dan Surabaya

ilustrasi

Oleh : Argya Rahman

Hari ini surabaya banjir, (foto ini di ambil di daerah mayjen sungkono sby). Banyak yang komen dan membanding²kan banjir ini dengan banjir di jakarta. Yo bedo toh broo...

Bedanya apa ?
1. Banjir untuk kota² besar memang sulit untuk di hindari. Tetapi, yang di lihat adalah bagaimana seorang pemimpin menangani masalah banjir. Bagaimna pula untuk mengurangi resiko yang lebih besar seperti banyaknya jatuh korban dan kerugian² yang di timbulkan oleh datangnya banjir. Di jakarta, saya tak perlu panjang lebar karena media sudah mengupas tuntas masalah banjir disana.

Sedangkan di surabaya, banjir tidak terlalu lama menggenang di jalanan. Memang ada yang sampai se dada orang dewasa (setahu saya di daerah perum. Citraland depan gereja yakobus sering langganan banjir) tetapi, apabila hujan sudah redah, air perlahan surut. Dan banjir tidak sampai berhari-hari bahkan tidak sampai 12 jam air mulai surut. Itu karena apa ? Pemkot bersama seluruh stakeholder bekerja keras untuk mengurangi banjir dengan memaksimalkan pompa² air yang di miliki oleh surabaya.

Dan yang ke
2. Bedanya di jakarta dan surabaya adalah suhu politiknya. Lho apa hubungannya dengan banjir ? Begini bro, perpolitikan di jakarta adalah role model perpolitikan di seluruh indonesia dan tentunya apa yang ada di jakarta pasti seluruh indonesia tahu. Dan masih ingat khan isu apa yang di bawah pilkada jakarta kemarin ? BANJIR DAN MACET. Iya khan...bagaimana debat panasnya kedua calon tentang masalah banjir. Sangking keras dan panasnya pilkada tsb, sampai² membawa politik identitas.

Masih ingat kan seorang nenek yang meninggal dan tidak ada yang mau mensholati dan di kuburkan di tempat tsb gara² beda pilihan politik ? Dan banyak lagi drama² panas lainnya. Iya.. politik di jakarta memang sangat panas dan beda dengan surabaya yang adem ayem. Maka, banjir di jakarta kemarin, mau tidak mau, pasti ada kaitannya dengan perpolitikkan yang sudah di jalankan di jakarta. Itu adalah konskuensi perpolitikan di jakarta. maka sorotan di sana memang lebih panas

Sumber : Status Facebook Argya Rahman

Thursday, January 16, 2020 - 10:15
Kategori Rubrik: