Batalnya ILC ‘ Membidik Rizieq' Intervensi Pemerintah?

Oleh : Hilman Fajrian

Saya mengira ada agenda tertentu yang sedang dimainkan dalam pembatalan demi pembatalan tayangan ILC belakangan ini. Dibatalkannya tayangan bertema high profile selalu tidak disertai penjelasan yang terang. Hingga spekulasi terjadi dimana-mana. Pada ILC bertema 'Makar', Karni Ilyas hanya menyebut 'masalah teknis'. Tidak ada sumber resmi yang menjelaskan secara lengkap. Hanya keterangan pihak ketiga yang bilang Karni sakit. Begitu pula dengan tema 'Membidik Rizieq' malam ini yang batal. Tak ada penjelasan resmi.

Saya tak yakin ada perintah sensor atau larangan siar dari otoritas. Sejauh ini ILC baru mendapat peringatan dari KPI, bukan larangan siar. Pekerjaan TV One sebagai pers dilindungi UU. Dan sebagai media besar, sangat mudah bagi TV One melawan sensor yang disampaikan lewat ancaman aparat bersenjata, bila memang ada. Bila itu terjadi, semua dukungan akan mengarah ke TV One. Rasanya hanya aparat sinting yang berpikir bisa menekan media sekuat TV One, wartawan sekaliber Karni, acara sepopuler ILC, dan jaringan mereka yang amat berpengaruh.

Yang lazim terjadi di perusahaan media era sekarang adalah datangnya intervensi dari pemilik modal atau pihak lain di luar redaksi (direksi, manajemen) dengan segala kepentingan dan masalahnya. Hal semacam ini hampir mustahil dibuka ke publik karena jadi aib internal.

Masalah teknis lain juga mungkin, seperti narasumber atau audien yang tidak kooperatif. Atau penyedia tempat acara (venue) merasa akan ada masalah keamanan bila tema dibawakan dan menghadirkan kerumunan. Atau bisa juga ada agenda 'playing victim' yang tengah dimainkan dan sengaja mendorong orang berspekulasi.

Segala spekulasi jadi berkembang. Tapi kita tidak tahu karena TV One sebagai media justru tidak terbuka. Padahal saya tak melihat ada alasan bagi mereka untuk gentar, bahkan kepada senjata sekalipun.

#Opini

Wednesday, January 25, 2017 - 11:15
Kategori Rubrik: