Banyak Yang Kita Tak Tahu

ilustrasi

Oleh : Sahat Siagian

Seorang teman, diplomat dari negara maju, bercerita bahwa KTT G-5, G-7, G-20, tak semata membahas urusan multilateral yang narasinya diulas publikasi dunia.

Di dalamnya dibahas aneka isyu sensitif, tak terulas media, dan menggunakan term tertentu. Komunike, resolusi, dan perjanjian yang ditandatangani memuat berbagai klausula, yang efeknya menyasar atau membuka jalan bagi unpublished issues.

Karena tak dibahas, karena efek bola-bilyard yang sebetulnya dituju, kita tak tahu masalah apa itu sebenarnya dan bagaimana Jokowi bereaksi serta apa akibatnya bagi masa depan kita.

Ketika memilih Jokowi di pilpres kemarin saya hanya percaya pada Jokowi, bukan pada partai, bukan pada orang-orang di belakangnya. Saya percaya pada kejujurannya, pada kebaikannya, pada kehangatan cintanya kepada Papua.

Banyak hal tak saya tahu dan tak boleh saya tahu.

Anda tahu, kehidupan ideal adalah kehidupan tanpa busana. Itu diselenggarakan, tak ada lagi korupsi, tak ada pembunuhan atau iri-dengki. Panjang kalau dibahas. Percayalah.

Tapi itu tak kita lakukan. Kenapa?

Karena sebulan setelah itu kita canangkan, kehancuran merajalela.

Sumber : Status Facebook Sahat Siagian

Friday, August 30, 2019 - 10:00
Kategori Rubrik: