Banyak Komisaris Rangkap Jabatan

ilustrasi

Oleh : Wahyu Sutono

Tuan-tuan dan tuin-tuin sekalian, rangkap jabatan di BUMN ini sudah berlangsung entah berapa puluh tahun? Karenanya memang sudah saatnya Mas Menteri BUMN, Erick Thohir bersih-bersih dan restrukturisasi BUMN.

Abaikan tekanan dari mana pun juga, termasuk dari orang dalam yang baperan. Bayangkan saja, sesuai catatan Ombudsman RI, terindikasi ada 397 komisaris di perusahaan BUMN yang rangkap jabatan, serta 167 komisaris rangkap jabatan di anak usaha BUMN.

Untuk itu pihak Kementerian BUMN harus segera validasi, karena rangkap jabatan ini berpotensi merugikan negara karena sangat mungkin menimbulkan sifat conflict of interest atau konflik kepentingan, dan yang pasti rangkap jabatan ini otomatis setiap komisaris akan mendapat penghasilan berlipat ganda.

Saat ini dari 142 BUMN yang bergerak di berbagai sektor, nyatanya hanya 15 BUMN saja yang berkontribusi atau menyumbang kepada 76 persen pendapatan, yakni sebesar Rp 210 triliun pada tahun lalu.

Sementara dari mayoritas komisaris yang ditempatkan di BUMN yang tidak memberikan pendapatan signifikan, bahkan beberapa merugi, tapi mereka mendapat rangkap gaji. Itu sebabnya mengapa satu persatu dilakukan restrukturisasi hingga beberapa terpaksa harus dirumahkan, hingga ada yang berpuisi 

Sumber : Status Facebook Wahyu Sutono

Tuesday, June 30, 2020 - 11:30
Kategori Rubrik: