Banyak Fakta Tentang Presiden Jokowi Yang Dipolitisasi

Ilustrasi

Oleh : Damar Wicaksono

Kenapa saya kemaren corat coret berisi protes tentang cara2 ngga etis dari para tim kampanye yg bawa2 agama, trmasuk menganggap Jokowi "kalah Islam" dibanding Prabowo?

Salah satunya karena memang banyak sekali kesalahpahaman tentang ini di sebagian wilayah Indonesia. Saya sebut saja 4 daerah dimana Jokowi kalah, 2 diantaranya telak. Sumbar, Banten, Jabar dan NTB

Afiliasi Presiden dgn PDIP, yang juga dicitrakan salah sebagai parpol berisi komunis, juga menyumbang peran

Saya sedih sekali bahwa level berdemokrasi kita masih pada kulit. Kita belum bisa berbicara tentang visi luar angkasa, mendorong 1000 pelaku UMKM sebagai pemain level dunia atau petani yang sejahtera (tanpa nyinyir), misalnya

Lihatlah di beberapa tempat pembagian KJS, KJP, PKH, sertifikat tanah dan lain-lain. Bahkan di Serang, Banten kemaren, Menteri Sosial meminta Presiden dipanggil HAJI JOKOWI. Dan ternyata sebagian warga kaget

TERNYATA, nyatater, yang saya temui di sebuah tempat acara seperti di atas, sebagian warga TIDAK TAHU jika Jokowi muslim dan bahkan sudah haji. Bahkan setelah 4 tahun sebagai Presiden

Itulah penyebab dalam 3 tahun trakhir Presiden rajin berkunjung ke pesantren dan ulama. Trutama di Jabar dan Banten. Untuk meluruskan isu. Sungguh melelahkan bukan? 

Sungguh dahsyat pengaruh fitnah. Dosamu besar, bung. Yang menyebar fitnah2 dan hoaks thdp pemimpin atau calon pemimpin

Maksud saya, ini harus terus diluruskan tanpa mengurangi hormat terhadap pemeluk agama2 lain di Indonesia

Kalo sikap saya pribadi, jika Jokowi punya rekam jejak bagus sebagai kepala daerah, agamanya Shinto pun saya akan pilih dia sebagai Presiden

Tapi PR kita kan masih banyak. Tentu saja pola pikir warga yang kaget tadi masih mewarnai di beberapa wilayah

Oke..
Mari terus semangat!
Berkarya dan bekerja keras

Sumber : Status Facebook Damar Wicaksono

Thursday, March 15, 2018 - 12:15
Kategori Rubrik: