Bantahan Lia Eden tentang Klaim Amien Rais Soal Tuhan Malu

Oleh : Arman Dhani

Amien Rais, politisi senior Partai Amanat Nasional, menyebut Tuhan akan malu jika tidak mengabulkan doa umat mengganti presiden. Pernyataannya ini merupakan yang kesekian dari klaim-klaim Amien tentang Tuhan. Sebelumnya Amien menyebut ada Partai Tuhan dan Partai Setan, beliau juga mengatakan Tuhan akan melengserkan Jokowi.

Pernyataan-pernyataan Amien ini menimbulkan polemik. Bukan hanya karena dianggap provokatif tapi juga melahirkan pertanyaan, seberapa dekat sebenarnya Amien Rais dan Tuhan sampai ia bisa menjadi juru bicara-Nya?

Mandhaninews, media yang hanya mengabarkan berita yang Anda ingin dengar, melakukan investigasi amat sangat mendalam mengenai kedekatan Amien Rais dan Tuhan. Di Jakarta, reporter Mandhaninews menemui Pemimpin Komunitas Eden, Lia Aminuddin alias Lia Eden yang kerap mengaku berhubungan langsung dengan Tuhan.

“Tidak benar itu,” kata Lia. “Tuhan tidak pernah malu—saya tahu betul.”

“Sebaiknya publik dunia mengetahui bahwa kau telah menempuh Penyucian yang Kuadakan untukmu, dalam kurun waktu 22 tahun lamanya. Dan tiada satu pun ujian Pensucian-Ku itu yang tidak berat bagimu.”

Lia mengaku keberatan Amien Rais mengambil perannya sebagai juru bicara Tuhan zaman now. Menurutnya, Amien tak memenuhi kualifikasi sebagai nabi. Seorang nabi, atau juru bicara Tuhan, haruslah selalu jujur dan berpegang teguh pada kata-katanya. Ia harus bisa dipercaya dan tak boleh ingkar janji.

“Nabi itu enggak pernah bohong. Dulu Amien Rais bernazar mau jalan kaki Yogya-Jakarta, tapi kok tidak ditepati?”

Reporter Mandhaninews juga menghubungi Paul Sanyangore, pastur asal Zimbabwe yang pernah menghebohkan Afrika karena mengaku bisa menelepon Tuhan dalam salah satu pelayanan gerejanya.

“Ya, Tuhan semalam telepon saya, kami mengobrol panjang soal Anthony Bourdain,” kata Paul membuka percakapan. “Tuhan bilang Tony Bourdain sudah damai di Surga, lagi makan enak dengan Chester Benington.”

Paul Sanyangore, yang mengaku kerap berkirim pesan via WhatsApp dan berbagi stiker LINE dengan Tuhan, tertawa keras saat reporter Mandhaninews menanyakan pendapatnya perihal pernyataan Amien Rais.

 
“Tuhan malu? Ha-ha-ha, yang benar saja? Tuhan yang menghancurkan Sodom dan Gomorah, yang mengirim burung Ababil ke Mekah itu, malu hanya karena tak mengabulkan doa?”

Paul Sanyangore menegaskan bahwa Tuhan tidak pernah malu. Tuhan itu sombong, dan pakaian kebesaran-Nya adalah kesombongan. “Sifat sombong dan malu tidak kompatibel sama sekali, seperti Amien Rais dan kejujuran,” ujar Paul.

“Tuhan bilang sendiri ke saya via telepon semalam: Suruh bilang ke Amien Rais, jangan suka bohong.”

Sumber : geotimes

Monday, June 11, 2018 - 10:00
Kategori Rubrik: