Banjir yang Surut dalam Tiga Jam

ilustrasi

Oleh : Eko Aries

Beliau terjun langsung memantau kondisi kota saat banjir sempat melanda. Sebelumnya, hujan deras mengguyur pada Rabu (15/1/2020) sore dan sempat mengakibatkan genangan di beberapa titik lokasi.

Kepala Dinas PU Binamarga dan Pematusan mengungkapkan, datangnya banjir sudah diprediksi sebelumnya. Sejumlah persiapan pun sudah dilakukan.

Meski ketinggian air sempat mencapai 1 meter, dalam waktu sekitar 2-3 jam, air segera surut.

Pemkot memaksimalkan 59 rumah pompa saat hujan deras. Setidaknya, ada 204 pompa di sana dan semua pompa dipastikan dalam kondisi baik.

Rumah pompa juga di-backup dengan genset untuk mengantisipasi terjadinya pemadaman listrik saat hujan atau banjir datang. Setidaknya, ada 111 genset yang telah disiapkan pemkot untuk mendukung kinerja di rumah-rumah pompa tersebut.

Selain itu, sebanyak 250 petugas penjaga rumah pompa juga disiagakan begitu hujan mengguyur kota. Pemkot juga memfungsikan sebanyak 72 alat berat untuk mengeruk saluran mulai dari tengah kota hingga ke laut karena memegang prinsip bahwa air membutuhkan tempat sehingga air tidak naik ke permukaan ketika hujan turun.

Pemkot juga membentuk Satgas Pematusan yang beranggotakan 1.300 orang dan bertugas baik saat musim penghujan maupun musim kemarau.

Saat musim hujan tiba, mereka diwajibkan untuk standby di rumah-rumah pompa, sementara pada musim kemarau, mereka bertugas melakukan normalisasi dan membersihkan gorong-gorong di pemukiman yang tidak bisa dijangkau alat berat.

Kalau terkait sarana prasarana di Surabaya, Insya Allah semua kondisinya siap. Apalagi sama Ibu Wali Kota, pompanya juga sudah diganti yang besar-besar (kapasitasnya) sehingga air surutnya cepat.

Terimakasih bu Risma..
Panjenengan pancen ngeten..

Sumber : Status Facebook Eko Aries

Saturday, January 18, 2020 - 14:45
Kategori Rubrik: