Baliho AHY Sok Keminggris

Ilustrasi

Oleh : Sahat Siagian

Saya dan Muna mendiskusikan "of" dan "outside" yang mengemuka dua hari ini bersebab billboard anaknya Pepo.

Think out of the box, kata Muna, adalah memikirkan hal-hal yang di luar kotak. Thinking outside the box adalah berpikir di luar kotak.

Pada "out of the box" subyek berada di dalam kotak. Pikirannya yang berada di luar kotak.

"Thinking outside the box", si subyek berada di luar kotak. Apa yang dipikirkan bisa jadi berada di luar kotak tapi mungkin juga di dalam kotak.

Mana yang betul? Mbuh. Tapi kalau Mpu sudah bicara (wuekkk, Joas) saya gak mau memperpanjangnya lagi.

Thinking outside the box, lanjut Muna, lebih bertujuan agar kita bergerak ke luar dari pengkotak-kotakan yang belakangan ini membuat ruang bersama menjadi sangat sesak.

Saya sendiri tetap dengan penjelasan yang saya tulis tadi pagi. "Of" dalam "think outside of the box" bergeser dan hilang semenjak penggunaan "right out of the box" pada kardus perkakas elektronik atau software komputer yang menjelaskan bahwa perkakas itu "come in handy", tidak menyebabkan kerepotan, bisa digunakan langsung setelah dikeluarkan dari kardus (kotak).

Sumber : Status Facebook Sahat Siagian

Wednesday, June 20, 2018 - 14:45
Kategori Rubrik: