Balada Dua Lelaki Ksatria

Ilustrasi

Oleh : Herry Tjahjono

Syahdan, pernah hidup dua lelaki perkasa dan ksatria di negeri indah nusantara. Dua lelaki itu mencurahkan jiwa raganya, mewakafkan hidupnya untuk negeri yang melahirkan mereka.

Namun dunia tak pernah sempurna, pun negeri yang indah itu. Dua lelaki ksatria itu bertabur musuh, dikeroyok para manusia yang hanya punya napsu memperkosa bunda pertiwi.

Satu lelaki tersungkur, bukan karena menyerah dan kalah - tapi karena ia menjaga ketenangan dan kedamaian hati bunda pertiwi.

Satu lelaki masih berjalan, tegar menyusuri pelosok negeri - menanam dan membangun.

Dua lelaki itu kini terpisah jarak dan ruang. Namun sang waktu tetap menjalin keduanya dengan kesetiaan tak tergoyahkan. Kesetiaan yang sama pada bunda pertiwi.

Balada dua lelaki kstaria ini akan abadi dikisahkan pada kuping anak dan cucu - menjeang tidur malam, juga tatkala hari baru akan dijejak.

Balada yang tak akan pernah usai. Tentang darah, air mata, keringat dan hati - yang semuanya dipersembahkan bagi bunda pertiwi.

Tentang pengabdian dan pengorbanan bagi orang lain dan negeri - dua hal mulia yang menghiasi kodrat manusia.

Sumber : Status Facebook Herry Tjahjono

 

Saturday, October 14, 2017 - 21:45
Kategori Rubrik: