Bahaya Khilafah Masih Mengancam

ilustrasi

Oleh : Agung Wibawanto

Ada yang sok teriak Pancasila dan menolak komunisme, liberalisme, kapitalisme, feminisme, dll. Sampai-sampai para pimpinan daerah Cirebon, berikrar dipandu ketua DPRD, Affiati A, MA, menolak ideologi asing, namun mencoret faham khilafah yang ditolak.

Jelas sudah, katanya Pancasila dan NKRI, nyatanya tetap memilih faham khilafah Islamiyah bahkan mendukung ISIS. Jejak digital ini bisa dilihat dari maklumat DPP FPI (2017). Berikut, cek yuk kutipannya beritanya...

Dewan Pimpinan Pusat Front Pembela Islam (DPP FPI) telah melakukan kajian komprehensif terhadap semua data primer dan sekunder terkait Islamic State of Iraq and Syria (ISIS). Hal tersebut dilakukan menyusul polemik tentang ISIS yang telah mendeklarasikan khilafah islamiyah yang kini berujung pada pro-kontra.

Dalam “Maklumat FPI tentang ISIS”, DPP FPI berusaha menelaah data-data tentang ISIS tersebut, baik yang positif maupun yang negatif, guna mengambil kesimpulan yang objektif, jujur dan adil. Dan kesimpulannya cukup tegas: mendukung gerakan ISIS dan penegakan khilafah islamiyah di Indonesia.

“Demi mencari ridho Allah SWT dan untuk menjaga persatuan dan kesatuan umat Islam, serta memelihara keutuhan NKRI, maka FPI menyerukan kepada seluruh komponen bangsa agar cerdas, cermat dan teliti, serta waspada dan hati-hati dalam menyerap dan menyikapi setiap isu terorisme dan terorisasi serta propaganda anti-Islam sehingga tidak terjebak ataupun terperangkap permainan inteligen internasional dalam politik adu domba yang menyebabkan disintegrasi bangsa,” demikian bunyi maklumatnya. (Suara Dewan, 29 Mei 2017).

Rekam jejak digital gak pernah ingkar berita kuuuuuuy

Sumber : Status Facebook Agung Wibawanto

Tuesday, July 14, 2020 - 10:45
Kategori Rubrik: