Avigan dan Chloroquine

ilustrasi

Oleh . Ahmad Sarwat, Lc.MA

Meski WHO menyatakan kedua obat ini bukan obat yang spesifik khusus untuk Corona, namun sudah lumayan bisa menyembuhkan banyak korban di Wuhan, Jepang dan Perancis.

Avigan itu sebenarnya obat flu, bukan corona. Tapi karena jenis virusnya pumya kemiripan, rupanya lumayan juga bisa mengobati, meski belum efektif 100 persen.

Chloroquint sebenarnya obat malaria, tapi ternyata bisa juga menangani kasus corona.

Keduanya lagi dipesan dan mungkin sudah dalam perjalanan. Kalau 2 juta butir untuk gebrakan pertama semoga cukup. Apalagi kalau digratiskan

Prinsipnya tidak ada rotan, akar pun jadi. Ibarat kapal tenggelam, minimal masih ada sekoci penyelamat. Minimal tidak mati tenggelam dulu. Biar nanti penumpang yang diselamatkan sekoci akan dapat bantuan berikutmya.

Sedikit bernafas lega. Dari pada tiap hari kita diteror mental dengan angka-angka kematian yang horor itu.

Bukan berarti kita lantas leha-leha bertindak semaunya. Jangan kondangan dulu, jangan dulu kumpul-kumpul di rumah ibadah, baik di masjid, gereja, pure, vihara, dan lainnya.

Sekolah, pesantren, kantor, pabrik, mal, objek wisata, pub, bioskop, pusat rekreasi liburkan saja dulu. Arisan, reunian, pengajian, hajatan, karaokean, wayang, pentas musik, konser, harus istirahat dulu, biar aman dan terkontrol.

Tetap kudu taati SOP dan patuhi semua petunjuk pada ahli. Jangan sok belagak kebal, jangan tambeng dan jangan udik.

Sumber : Status Facebook Ahmad Sarwat Lc MA
 
Thursday, March 26, 2020 - 10:30
Kategori Rubrik: