Aurat Dan Kafir

ilustrasi

Oleh : Luc Martin

Bila kita mau berpikir jernih, universal dan tidak teracuni faham agama tertentu maka kita akan sadar bahwa setidaknya ada 2 (dua) istilah asing (Arab) yg kini telah dan sedang merusak dan menghancurkan tatanan Nusantara, bangsa maupun negara.

Istilah itu adalah "Kafir" dan "Aurat"...

Sebagaimana kita ketahui, istilah "Kafir" yg belakangan ini selalu digembar-gemborkan di berbagai mimbar kotbah telah sukses membuat bangsa ini terbelah dua: Muslim dan Non Muslim.

Kafir yg makna sesungguhnya adalah "orang yg mengingkari/menutup kebenaran" diklaim dan dipelesetkan sedemikian rupa utk kepentingan dan keuntungan agama tertentu. Alhasil, Muslim yg merasa dirinya bukan "Kafir" dan Non Muslim yg mereka sebut dan olok-olok sebagai "Kafir" kini saling berhadap-hadapan, penuh prasangka dan kecurigaan satu sama lain. Ibarat bom waktu yg bisa meledak kapan saja...

Bersamaan dengan itu, istilah "Aurat" juga tak kalah sukses menghancurkan kebanggaan wanita Nusantara akan budaya dan busananya sendiri.

Aurat yg sesungguhnya adalah hanya bagian tubuh/kelamin yg bisa merangsang birahi dimaknai sedemikian rupa sehingga melebar gak karuan. Seluruh tubuh wanita Nusantara akhirnya dianggap sebagai "Aurat" yg bisa menimbulkan nafsu syahwat laki-laki.

Lucu, bukan? Laki-laki Nusantara yg berabad-abad sdh terbiasa hidup dengan otak bersih "dipaksa" sedemikian rupa utk memiliki otak kotor dalam menilai dan memandang tubuh dan busana perempuan. Padahal, di jaman dulu, saat semua wanita Nusantara masih telanjang dada, tak ada laki-laki Nusantara yg lantas jadi napsu melihatnya.

Ironis, bukan? Hadirnya ajaran agama tertentu justru memaksa orang Nusantara memiliki otak kotor, utk menjadi ngacengan hanya karena melihat rambut, belahan dada dan tonjolan payudara...

Mari kita lihat di lapangan, dengan dalih utk menutup "aurat", agar laki-laki tak bernafsu melihatnya, betapa makin banyak wanita Nusantara berpenampilan bak perempuan Arab. Mereka jadi malu dan tak pede memakai busana dan budayanya sendiri.

Semua ada prosesnya. Pada awalnya hanya menutup rambutnya, lalu menutup dadanya dan akhirnya menutup seluruh tubuhnya memakai burka dan cadar. Serba tertutup, serba hitam. Sungguh menakutkan!

Hubungan sesama anak bangsa rusak karena istilah "Kafir", budaya-pun hancur karena istilah "Aurat"...
#lucmartin

Sumber : Postingan Luc Martin Di Group FB Sosial Politik

Sunday, June 16, 2019 - 14:45
Kategori Rubrik: