ASN Dan Zaman Normal

ilustrasi

Oleh : Sutoro Eko

Biarkan para pihak yang menaikkan akal sehat menjadi keyakinan, meskipun mereka hanya menjadi korban elite pemilik akal sehat. Hukum alam yang akan menunjukkan kepada pemilik keyakinan kelak di kemudian hari.

Kalau saya naruh perhatian pada barisan ASN yang katanya punya akal sehat. Tetapi akal sehat mereka perlu diuji dengan akal waras. Mereka bukan hanya parasit tetapi sudah menjelma menjadi barisan negara kolonial yang anti pada pemerintah. Padahal teori dan konstitusi mengatakan bahwa rakyat mempunyai kedaulatan membentuk pemerintah(an); pemerintah(an) membuat kebijakan dan hukum untuk mengatur, mengurus dan mengendalikan negara, termasuk di dalamnya adalah ASN.

ASN selalu pengin hidup pada zaman normal yang sesuai dengan cara pandang dan kepentingan mereka. Era kolonial (yang tidak memisahkan antara negara dan pemerintahan) adalah zaman normal yang panjang. Penguasa kolonial memuliakan dan mengistimewakan pangreh praja (ASN waktu itu), sehingga mereka hampir tidak menyentuh rakyat dan tidak bisa disentuh rakyat. Karena itu wajar kalau para aktivis, yang memperjuangkan Indonesia, sangat benci pada pangreh praja.

 

Ketika Soekarno-Hatta membentuk negara dan pemerintahan RI 1945, para pangreh praja kecewa. Mereka menyebut ini zaman kacau, dan pengin kembali ke zaman normal yang diperintah oleh kolonial.

Soeharto Orde Baru sangat sukses memulihkan zaman normal kolonial, yang menyatukan antara pemerintahan dan negara. Pemerintahan tidak bersendi pada kedaulatan rakyat sebagaimana amanah konstitusi, melainkan bersendi dan berwajah negara kolonial. Karena itu era ini disebut era negara lama atau negara pegawai. Zaman itu PNS luar biasa, punya kekuasaan, kewibawaan, kelebihan, keistimewaan, dll tetapi mereka juga loyal pada pemerintah.

Sekarang, pemerintahan Jokowi, di mata ASN adalah zaman kacau. Seperti era 1945, era sekarang menghadirkan ASN yang kecewa pada pemerintah. Mereka -- yang memperoleh didikan dan warisan kolonial --- selalu pengin hidup di zaman normal seperti era Soeharto atau setidaknya era SBY.

Karena itu soal ini jadi tantangan serius bagi Pemerintahan Jokowi-Makruf kedepan. Jadikanlah pemerintahan berdaulat, yang sanggup mengatur, mengurus, menundukkan dan mengendalikan negara.

Sumber : Status Facebook Sutoro Eko

Wednesday, May 22, 2019 - 11:00
Kategori Rubrik: