Apakah Indonesia Akan Hancur Karena Agama?

ilustrasi
Oleh : Asrof Husin
Negara2 luar memandang negara kita Indonesia sebagai replika surga kecil, negeri yg indah, didalam tubuhnya SDA nya ada semua.
Negara2 luar banyak yg lapar dan ingin menguasai SDA Indonesia.
Tetapi sudah beberapa tahun ini, Indonesia replika surga kecil ini terus2 menerus dibenturkan dgn agama berjubah politiik, politik busuk sara/identitas terus dimainkan, mimbar agama dgn dakwah kebencian, hoax dan fitnah bertebaran, memprovokasi, mengadu domba, memecah belah dan membakar lewat agama, kelompok2 radikal intoleran terus tumbuh subur karena telah salah dari awal reformasi terjadi pembiaran, kelompok2 teroris bangkit terus merekrut anggota/pengikutnya.
Akankah Indonesia surga yg kecil ini kedepannya akan menjadi neraka yg besar ?
Indonesia adalah salah satu negara kepulauan terbesar didunia, negara kita Indonesia menurut sensus BPS Th 2010 ada 1.340 suku bangsa dengan bermacam2 adat budaya, Indonesia juga dengan jumlah penduduk muslim terbesar didunia. Kita sudah bagus memiliki Pancasila sebagai pemersatu bangsa, tetapi sudah lama kelompok radikal takfiri ingin Indonesia menjadi negara khilafah/agama, bagi mereka tidak masalah Indonesia hancur lebur banjir darah, setelah itu kembali dibangun dari awal lagi sebagai negara agama.
Akankah Indonesia hancur karena konflik agama sesama ?
Sejak 2016 saat Pilkada JKT dimana Ahok dituduh menista agama, lalu kemudian demo2 bela agama berjubah politik marak terjadi, disini kita baru tersadar bahwa kelompok2 radikal sudah membesar, dimana tujuan mereka membentuk negara khilafah/agama.
Lalu kitapun melawan mereka dan berteriak
" Jangan Suriahkan Indonesia " dan kitapun gencar melawan.
Presiden Suriah Bashar Al Assad difitnah bahwa kehancuran Suriah akibat dirinya, begitupun dinegara kita oleh kelompok radikal, Partai/politikus busuk Presiden Jokowi dibilang " Salawi ", semua salah Jokowi.
Presiden Suriah Bashar Al Assad difitnah dan disebarkan keseantero dunia sebagai syi'ah sesat yg menjadikan dirinya Tuhan, padahal secara fakta Presiden Suriah itu dekat dgn berbagai ulama. Begitupun dinegara kita Presiden Jokowi difitnah tidak pro islam, tdk memihak islam, benci islam, kriminalisasi ulama, dll, padahal Presiden Jokowi itu pemimpin yg lurus jujur yg taat agama dan dekat dengan ulama.
Suriah hancur karena pembiaran paham radikal yg terus menyebarkan kebencian, memprovokasi, mengadu domba dan memecah belah lewat agama, media2 barat juga secara gencar terus menerus menyebarkan hoax ttg Suriah dan demikian juga dgn Indonesia kelompok2 radikalis teroris ini gencar menyebarkan kebencian sara, hoax, fitnah, memprovokasi, mengadu domba, memecah belah dan membakar lewat agama.
Adapun tujuan kelompok2 radikal ini hendak menjatuhkan Presiden Jokowi, tidak masalah seperti Suriah yg penting Indonesia bisa menjadi negara khilafah/agama.
Akankah Indonesia hancur akibat konflik agama sesama ?
Yang kita takutkan nantinya :
Negara Afghanistan, Timur Tengah dan Yaman sudah tdk berperang lagi, sudah hidup damai, tetapi sebaliknya negara kita Indonesia mengalami kehancuran banjir darah, berperang sebab karena konflik agama.
Negara Indonesia yg dulunya menjadi contoh toleransi kerukunan beragama didunia dan akhirnya menjadi contoh negara besar yg hancur karena perang agama.
Apakah Indonesia akan hancur karena agama ?
Kita harus tetap optimis bahwa Indonesia tidak akan hancur karena agama.
Kita tetap percaya dan dukung Presiden Jokowi.
Kita dukung Polri dan TNI.
Polri dan TNI harus tetap kompak bersatu.
Kita dukung NU dan Banser.
Semua masyarakat yg baik dan peduli harus bersatu.
Bersatu kita terus jaga dan rawat keberagaman bangsa.
Bersatu dan kita tidak takut dan terus lawan kelompok2 radikalis teroris pengkhianat negara yg lewat agama hendak menghancurkan bangsa dan negara.
Bersatu kita teguh, Indonesia tidak akan hancur
Karena agama.
Demi Indonesia tercinta, kita terus lawan mereka.
SALAM DAMAI
ROF SIN.
 
Sumber : Status Facebook Asrof Husin
Friday, December 18, 2020 - 14:30
Kategori Rubrik: