Apakah Cadar Lebih Beriman Daripada Yang Tidak Bercadar?

Ilustrasi

Oleh : Judiarso Kurniawan

Kalau saya bisa membangun universitas swasta, saya akan menerapkan peraturan tegas, yaitu :

"Semua mahasiswa yg beragama islam dilarang pake jilbab apalagi cadar, terutama di area kampus...!"

Alasannya simple aja, sih.. Lha iya, masak laki-laki pake pakaian wanita..

Kalo mahasiswi baru boleh pake jilbab. Tapi kalo cadar ga boleh. Toilet aja dibedakan mana yang buat cowok dan mana yg buat cewek. Makanya pengguna toilet musti jelas juga cowok apa ceweknya, ga cuma toiletnya aja. Kartu mahasiswa/kartu mahasiswi harus pake pas foto supaya pemiliknya bisa dikenali. Sama saja bohong kalau pake cadar.

Apalagi rasulullah sudah mengajarkan kalau perempuan muslim itu seharusnya menutup seluruh badan kecuali muka dan telapak tangan. Jadi aturan kampus yg saya terapkan tdk bertentangan dengan ajaran rasulullah.

Pertanyaan buat direnungkan oleh pengguna cadar anytime in public :

Apakah yg pake cadar pasti imannya lebih baik dalam pandangan Allah dibanding yang tidak pake cadar? Apakah cadar itu bisa menjamin seseorang berakhlak lebih baik drpd yg tidak pake cadar? Berdosakah muslimah yang tidak mengenakan cadar? Allah sudah berfirman dalam surat al-hujurat 13 yg isinya ttg tujuan Allah menciptakan manusia dalam berbagai suku bangsa untuk lita'arofu/saling mengenal. Saling mengenal bgmn kalau muka ditutupi rapat begitu? Islam mengajarkan bahwa senyum itu ibadah. Apakah amal sederhana yg berpahala itu harus dikalahkan oleh fanatisme terhadap cadar? Apakah ada dalilnya bahwa senyum adalah ibadah yang hanya berlaku untuk kaum laki2 yang beragama islam saja?

Sumber : Status Facebook Judiarso Kurniawan

Saturday, March 10, 2018 - 12:15
Kategori Rubrik: