Antara Waras dan Gila

ilustrasi

Oleh : Agoes Ibrahim

Seringkali orang pandaipun bisa jadi bodoh karena prejudice yang mematikan akal sehatnya..

Quote saya di bawah ini diputarbalikkan beberapa orang dengan menuduh saya telah menyamakan orang-orang yang berseberangan pendapat dengan saya adalah orang gila.
Ngaco banget kan ?

Padahal bila membaca dengan akal sehat dan hati bijak, tulisan saya yang berjudul LOGIKA itu berbicara tentang banyaknya orang gila di medsos seperti gerombolan kadrun (cebong juga ada yaa), pencemooh, pembully, penghina yang salah satunya si nenek tua penghina keluarga Ahok.

Bila kita tanggapi mereka dengan serius, kita akan terseret dalam kegilaan mereka .
Masa sih hujatan dibalas hujatan, makian dibalas makian, hinaan dibalas hinaan, ancaman dibalas ancaman ?

Kalau itu yang kita lakukan, berarti kita telah terseret dalam arus kegilaan mereka.

Jadi yang gila bukan anda sekalian tapi orang yang hatinya dipenuhi oleh kedengkian sehingga seenaknya menghina orang lain !!
Jangan ikuti irama gendang mereka....
Pahamkan ?

Oleh sebab itu saya menasihati Ahok, jangan digubris orang-orang seperti itu. Nanti energi kita akan habis untuk mengurusi hal-hal yang nir manfaat seperti itu..
Berbaktilah sebaik-baiknya kepada nusa dan bangsa ini.
Saya mendukung karya anda, Hok tapi bukan mulut anda...

Sumber : Status Facebook Agoes Ibrahim

Tuesday, August 4, 2020 - 09:30
Kategori Rubrik: