Antara Musibah dan Ujian

ilustrasi
Oleh : En Daa
Kemarin siang 09-01-2021. Satu demi satu penumpang mendekat ke pintu keberangkatan di bandara Soekarno Hatta. Petugas check'in pun menyambut mereka dengan ramah dan senyum.
Para penumpang pun gembira, tanpa curiga bahwa ajal sedang menantinya, bahwa itulah waktu terakhir baginya di dunia.
 
Ada yang masih muda, bayi, seorang ibu, ayah. Itu menandakan kematian tidak memandang usia tua, muda, kaya miskin, sehat maupun sakit. Dan umur yg Tua tdk dijanjikan kepada siapapun..
Semua sudah di tulis di Lahul Mahfudz, Sebuah catatan yang tak pernah kita lihat, tapi kita jumpai. Lalu kapan giliran kita pergi?? Hanya Allah yang tau. Yang pastinya kita harus slalu mempersiapkan bekal ibadah dan amal kebaikan untuk kematian kita. karena kepergian kita bisa kapan saja, dimana saja dan dalam keadaan apa saja. Semoga hal ini menjadi renungan kita semua.
 
Turut berdukacita atas musibah jatuhnya pesawat Sriwijaya Airline.
Semoga saudara kita yang menjadi korban mendapat ampunan dan mendapat tempat terbaik disisi Allah 'azza wa jalla, dan keluarga yang ditinggalkan diberikan kesabaran dan pahala dalam menghadapi ujian ini. Aamiiin ya mujibassailin
Sumber : Status Facebook En Daa
Monday, January 11, 2021 - 19:30
Kategori Rubrik: