Antara Hoax dan Fakta Tentang Pemerintah

Oleh: Niken Satyawati

 

Ketika Anda masih percaya hoax-hoax yang tidak masuk akal soal 10 juta pekerja China juga hoax-hoax lain yang menggosok sentimen agama dan SARA yang jelas mengancam persatuan bangsa, sambil terus mencerca pembangunan infrastruktur yang dilakukan pemerintah secara merata di seluruh kawasan Nusantara, faktanya pemerintah terus bekerja.

Setelah mengebut pembangunan jalan demi lancarnya transportasi yang berarti juga terbukanya berbagai akses demi kemajuan ekonomi, pendidikan untuk saudara-saudara kita, kini yang terus didorong adalah ketersediaan listrik untuk mereka yang tinggal di pelosok-pelosok.

Pembangkit listrik tenaga bayu di Sidrap, menjadi kebanggaan baru bangsa ini. Pembangkit tenaga bayu yang terbesar di ASEAN ini akan menerangi kawasan yang ditinggali saudara-saudara kita di Sulawesi Selatan. Tigapuluh kincir angin raksasa ada di sana.

 

 

Dan ketika Sampeyan ditakut-takuti dengan hoax isu utang negara yang katanya sudah membuat bangsa ini terjual, inilah fakta keberhasilan pemerintah mengelola keuangan. Tahun 2017, merupakan tahun terbaik pengelolaan APBN, antara lain karena beberapa capaian sebagai berikut:

1. Indeks Pembangunan Manusia (IPM) 70,81, terbaik dalam 4 tahun terakhir.

2. Tingkat pengangguran terbuka 5,13 persen terendah dalam 3 tahun terakhir

3. Jumlah penduduk miskin 26,58 juta jiwa terendah sejak 2014

4. Rasio gini 0,391 terendah sejak 2014.

5. Indonesia sebagai top 10 reformer (10 negara terbaik di dunia) dalam melakukan reformasi "Ease of Doing Business" selama 15 tahun terakhir.

6. Predikat "investment grade" dari lima lembaga rating dunia (S&P, Fitch, Moody’s, JCR, dan R&I)

7. Capaian pertumbuhan ekonomi sebesar 5,07 persen dan Produk Domestik Bruto Rp13.588,8 triliun yg lebih baik dari tahun 2016.

8. Inflasi 3,61 persen, rata2 nilai tukar rupiah Rp13.384 per dolar AS, dan rata-ratq suku bunga SPN 3 bulan 5,0 persen yang lebih baik dari target APBN-P.

9. Realisasi penerimaan perpajakan tahun 2017 sebesar Rp1.343,5 triliun adalah yang terbaik dalam 3 tahun terakhir

10. Defisit APBN 2,51 persen yg lebih rendah dari target APBN-P 2,92 persen.

11.Defisit Laporan Operasional Rp112,9 triliun, terkecil dalam 3 tahun terakhir.

12. Hasil revaluasi aset pemerintah tahun 2017 sebesar Rp 1.874,3 triliun.

13. Jumlah Kementerian/Lembaga (K/L) yang mendapat Opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) yaitu 79 KL yang merupakan terbaik sejak 2004.

14. Jumlah KL yg mendapat Opini Disclaimer hanya 2 KL, terbaik sejak tahun 2004.

Semua capaian tersebut, sebagai pertanggungjawaban APBN 2017 dalam Laporan Keuangan Pemerintah Pusat (LKPP) tahun 2017, dinilai positif oleh Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) dan kembali mendapat opini terbaik berupa Opini WTP.

Opini WTP pertama kali diraih dalam LKPP tahun 2016 pada tahun lalu. WTP tersebut merupakan yang pertama kalinya sejak tahun 2004.

Hal ini berarti, tahun 2017 merupakan tahun terbaik dalam sejarah pengelolaan keuangan negara, karena dengan sejumlah capaian di atas, Pemerintah kembali berhasil mempertahankan Opini WTP atas LKPP.

Bangsa ini bukan hanya tempat tinggal Anda yang sudah halus jalannya, dan terang benderang karena mendapat fasilitas listrik. Tapi sangat luas. Warga di pelosok yang selama ini tertinggal dan tak diperhatikan mulai merasakan pembangunan. Indonesia sedikit demi sedikit menuju kemajuan. Bangsa ini akan menjadi bangsa yang besar, kalau tidak kita rusak dengan terus menggoreng isu dan memproduksi hoax yang memecah belah.

Waktunya lebih cerdas menyerap informasi. Mari sama-sama menuju bangsa yang maju.

 

(Sumber: Facebook Niken Satyawati)

Wednesday, July 4, 2018 - 20:15
Kategori Rubrik: