Antara Eropa ,"Suku Kuning" dan Indonesia

Oleh: Iyyas Subiakto

 

Setelah menginap 2 malam di Zurich. Hari ini kami menuju Milan yg memakan wkt 4 jam. Semalam ada kegiatan di Lurzen di Titlis tmpt salju abadi dgn ketinggian 3.020 m bkn 3.200m sprti sblmnya sy sampaikan.

Swiss adalah kota trmhl di eropa, makanan dgn menu biasa rata2 bisa 300 rb rupiah/org. Cb bandingkan dgn nasi padang, 1 banding 20. Apalagi nasi rames bs 1 banding 50. Tenaga kerja sangat efisien dan efektif. Restaurant rata2 di jaga 2 org trmsk kasir. Bandingkan dgn kita bs memakai 6 tenaga dlm kondisi yg sama. Hrg barang branded jgn di sentuh di Swiss. Bs 3 x lipat harganya. Jgn beli jam rolex di Swiss kl tdk mau nangis bombay. Tp kdg wisatawan beli gengsi, biar keren beli di pabriknya. Tshirt rata2 300 rb rupiah, ex bangladesh atau cina.

 

 

Selama di Eropa ada yg menarik, turis Asia dimana2. Khususnya Cina dan India. Km jumpai turis cina di Paris di Galeries Lafayette, shopping mall yg terkenal. Hampir setiap lantai dipenuhi turis cina. Di halaman parkir mrk lesehan, ditangannya rata2 memegang tas belanja LV, Channel, Botega, Bally. Pdhl kl liat orgnya, ya msh dandanan apa adanya, sepatu putih, kaos kaki orange, celana merah. Kondisi ini menggambarkan kekuatan ekonomi asia, khususnya cina.

Ingat salah satu butir ramalan jayabaya, bhw kelak akan di jajah suku kuning. Ternyata terbukti. Sejak era 70an jepang mulai menjajah ekonomi dunia, era 80an Korea merajalela bersama Taiwan. 90an Cina menunjukkan taringnya. Skrg menyusul Vietnam didepan mata.

Bagaimana Indonesia?. Oh alamak..msh sibuk demo, jualan ayat dan baju arab. Kpk sibuk ott, pdhl Belanda sdh menutup 8 penjara krn penjahatnya makin tdk ada. Kita nambah penjara krn penjahatnya dimana2. Dari mulai masjid, parlemen, kantor pemerintah, tukang sampah, semua sepakat bulat menjual rendahnya martabat. Bhkn lbh rendah dari harga markobar martabak yg dianggap ikut bersalah krn Jokowi jd presiden.

Karen Amstrong penulis buku Masa depan Tuhan tlh mengingatkan, bhw banyaknya manusia menyebut nama Tuhan, scr pararel banyak yg tdk bertuhan, kalaupun masih hanya dikulit arinya. Terbukti skrg didunia 11% penganut agnostik. Pertanyaannya 900 jt manusia agnostik apa mrk lbh buruk dari bani surga, tidak. Mrk justru bersikap jantan, bukan banci memakai simbol Tuhan kelakuan setan. Atau bhkn melebihi sifat setan, krn setan gak pernah kesetanan, yg manusia malah melulu kesetanan dan suka kesesatan.

Km akan jalan melewati banyak terowongan hari ini. Eropa adalah benua yg banyak terowongan membelah gunung, bhkn laut antara Prancis dan Inggris ada terowongan bawah laut utk rel kreta cepat, panjangnya 60 km. Kita dibuatin jalan tol yg bertambah 2 kali lipat nyinyirnya kayak kucing mau beranak gak punya tempat. Kata guru saya, kalau mau maju harus ; Pinter, berani dan jujur. Lha kita sdh goblok gak jujur, beraninya cuma maki2 sambil naik motor dgn bensin bersubsidi. Pertamax naik harga bani sesat naik tensi. Inilah kelakuan Banci.

Eropa skrg banyak imigran dan ex pengungsi, shg mulai terganggu oleh para copet dan jambret. Jd jgn lengah kl bawa tas dan barang. Karena kelas copet tanah abang sdh berkembang di setiap sudut jalan, khususnya Italia di Roma. Di gereja saja setelah doa hand bag bisa pindah kemana2.

 

(Sumber:  Facebook Iyyas Subiakto)

Wednesday, July 4, 2018 - 21:15
Kategori Rubrik: