Antara Akal dan Iman

ilustrasi

Oleh : Buyung Kaneka Waluya

Antara Akal (Pengetahuan/tahu) dengan Iman (Keyakinan/yakin)..., adalah sesuatu yang berbeda.

Tuhan itu bukan soal Akal (Pengetahuan/tahu)..., melainkan soal Keimanan (keyakinan/yakin).

Jadi..., antara Akal dan Iman adalah sangat berbeda.

Dengan Akal (Pengetahuan/tahu)..., obyek yang diketahui itu jelas ada.

Sedangkan dengan Iman..., obyek yang diyakininya itu tidak jelas.

Masalahnya..., banyak dari kita yang mengira..., bahwa Iman itu sama dengan Akal.

Padahal dengan menganggap Iman sama dengan Akal..., akan menimbulkan pseudo sains (kebenaran palsu).

Saat ini..., memang ada dua pemikiran yang saling bertolak belakang.

Satu kelompok yang berkeyakinan...., bahwa iman tidak bisa didasarkan kepada akal..., hanya pada wahyu.

Fungsi akal..., hanya untuk mendukung wahyu.

Satu kelompok lain berprinsip..., bahwa iman tanpa akal itu salah.

Mengetahui Tuhan dan kewajiban mengetahui Tuhan..., harus melalui akal.

Kelompok yang menggunakan akal..., disebut dengan kaum sipilis (Sekularisme.., Pluralisme...., Liberalisme dan Sosialisme)..., kaum moderat.

Sementara yang hanya berdasarkan wahyu..., disebut kaum ittiba'..., yang keimanannya atas dasar pendapat-pendapat yang datang dari Nabi Muhammad SAW dan para sahabat atau ulama.

Singkatnya...; apa yang dikatakan rasul..., para sahabat..., dan ulama itu sudah benar...., tidak boleh didebat dengan akal.

Sebaiknya..., kita belajar tentang kedua hal itu dengan baik.

Setelah itu..., kita berserah diri kepada Tuhan menurut cara yang kita suka.

Kehadiran Tuhan itu pada diri kita..., bisa dilihat dari sikap humanis kita.

Manifestasi kehadiran Tuhan dalam diri kita..., adalah cinta dan kasih.

Kalau kita beragama..., namun tidak humanis...; itu artinya kita tidak beriman.

Sebaliknya juga sama..., walau akal kita hebat menterjemahkan Tuhan..., namun miskin cinta..., itu juga sama juga dengan kita tidak beriman.

Rahayu

Sumber : Status Facebook Buyung Kaneka Waluya

Saturday, November 21, 2020 - 15:00
Kategori Rubrik: