Annual Meeting World Bank-IMF, Pemborosan?

Oleh: Damar Wicaksono

 

Ada sebagian akun oposisi yang followernya banyak, menghembuskan isu adanya pemborosan dalam event Annual Meeting World Bank-IMF di Nusa Dua, Bali. Event ini akan menyedot 800 M uang APBN. Ada beberapa narasi yang digunakan untuk menggambarkan pemborosan itu

Misal..
Uang 800 M itu bisa digunakan untuk membangun ratusan sekolah. Bisa digunakan untuk membiayai ratusan ribu fakir miskin. Bla bla dan bla

 

FYI..

Tenang, ada event yang jauuuh lebih besar dan "boros" dilaksanakan tengah tahun ini. Asian Games Jakarta-Palembang. Event olahraga trbesar kedua sedunia setelah Olimpiade ini akan memakan 30 T ! 

Kalo Annual Meeting IMF-World Bank "hanya" akan menyedot 40rb peserta dan wartawan, ASIAN GAMES akan mendatangkan 15rb atlet, 10rb pelatih-official, 10rb wartawan dan puluhan ribu suporter dalam 2 minggu event berlangsung

800 M dan 30 T itu diwujudkan dalam pembangunan jalan baru (trmasuk under pass atau fly over di Bali), dua jalur LRT (LRT Palembang dan Jakarta), renovasi GBK dan Jakabaring, juga pembangunan belasan tower untuk wisma atlet.

Dampak terhadap citra pariwisata juga tidak maen2. Akan menimbulkan efek berganda sampe belasan tahun kemudian, jika acara berjalan dengan mulus

Bahkan menjadi tuan rumah ASIAN GAMES tidak akan trulang setidaknya dalam 1 dasawarsa lagi. Ambil dan jemput kesempatanmu.

Apapun itu, hal ini harus kita sampaikan. Isu ngga jelas dari orang2 ngga jelas itu harus di-counter. Karena masih akan tetap ada yang percaya hal2 ini adalah kesia-siaan belaka

Sehingga masih akan ada ucapan2 sperti

"Astaghfirullah Presiden Jokowi telah zholim ! "

"Jokowi anti rakyat kecil.."

"Oh beginilah Presiden yang hanya mikir ngeluarin duit untuk event yang ngga penting"

Traktiiirr!!

 

(Sumber: Facebook Damar Wicaksono)

Wednesday, March 14, 2018 - 17:15
Kategori Rubrik: