Anis Itu Pengikut Syiah, Eh Bukan

Oleh : Sumanto Al Qurtuby

Dulu, Anda tentu masih ingat bagaimana orang-orang yang mengerumuni Anis seperti di foto ini begitu heroiknya menuduh Mas Anis sebagai pengikut Syiah, agen liberal, dan antek Yahudi-Amerika. Tapi Anda lihat sekarang, mereka ketawa-ketiwi dan bersuka-ria mendukung pencaguban orang yang mereka "Singah-liberalkan" itu. Mereka pun ramai-ramai mengoreksi status ke-Syi'ah-an Pak Anis. Ibaratnya, kalau dalam Al-Qur'an ada ayat nasih-mansuh, maka status Pak Anis yang dulu "Syiah bin liberal" itu kini sudah "mansuh" (dihapus) dan kembali "normal" seperti sedia kala.

Kira-kira bagaimana perasaan Pak Anis dikelilingi orang-orang ini? Bagaimana pula kira-kira perasaan orang-orang yang mengelillingi Pak Anis ini? Sebagai "Muslim sejati," saya pantang menjilat ludah sendiri (tapi ya gak apa-apa juga ya menjilat ludah sendiri daripada menjilat ludah orang lain? he he). Sebagai Muslim murni pembela syari'ah, saya juga pantang "memilih akar" meskipun "tak ada rotan."

Sebagai "Muslim islami", saya akan terus mendukung tokoh-tokoh Islam yang betul-betul jelas keislamannya, bukan "Islam abal-abal" seperti Pak Anis. Meskipun bumi ini njomplang, langit runtuh, laut meluap memuntahkan air bah, dan petir menyambar-nyambar pun, saya akan tetap mendukung idola-idolaku para tokoh Muslim murni dan sejati sebagai cagub-cawagub Jakarta.

Meskipun para tokoh parpol "sontoloyo" itu ogah mencalonkan para tokoh Muslim murni dan sejati ini, saya akan tetap mendukung dan mengusung Baginda Rizieq Shihab, Ustad "Ucup" Mansur, Bang Haji Rhoma, Ustad Aripin Ilham, atau "Bang Oji" atau Bang Rozi. Bila perlu, mencalonkan mereka dari jalur independen mengumpulkan sejuta KTP warga Jakarte.

Kalau "si tapir" Ahok saja bisa ngumpulin sejuta KTP, masak mereka gak bisa? Jakarta itu milik umat Islam, jadi pasti gampang sekali ngumpulin sejuta KTP. Jangankan sejuta, sejuta satupun pasti gampang bingittss. Itu jauh lebih terhormat daripada "balik kanan" mendukung Anis yang dulu saya kapir-sesatkan. Lagi pula saya masih punya kemaluan, jadi malu dong dukung Pak Anis. Emang gue cowok apaan?

Ayo tunjukkan, siapa yang suka dengan ide pengumpulan sejuta KTP untuk para tokoh Muslim pujaan umat Islam ini, silakan "like" dan "share" status ini biar Jakarta dipimpin oleh tokoh-tokoh yang Islamnya betul-betul Islam sehingga kelak ibukota Indonesia ini menjadi contoh "kota Islami" sedunia dan seakhirat.

Jabal Dhahran, Arabia**

Sumber : Sumanto Al Qurtuby

Friday, September 30, 2016 - 08:30
Kategori Rubrik: