Anies Membela Petani Bambu

ilustrasi

Oleh : Rasmehdi Amsari

Demi petani bambu katanya, daripada harus memakai besi yang pesan dari China, dia lupa kalau telah mendatang kan bus yang di impor dari China.

Lalu dia berikan alasan yang ke dua, bahwa instalasi bambu "mesum" itu memang diproyeksikan untuk 6 bln, jadi kesimpulannya kekuatan yang lebih dari 6 bln adalah bonus.

Tapi tidak begitu kenyataannya, seorang seniman yang mendapat kepercayaan utk membuat karya seni dari bambu itu mengaku bahwa menurut sepengetahuannya biaya itu tidak mencapai 300 juta.

Pertanyaannya kemudian apakah "gabener" yang mengatakan kekuatan karya seni bambu yang lebih dari 6 bulan masanya itu, hanya untuk menutupi bonus yang didapat dari sisa yang ditaksir di kisaran 250 jt dari 550 jt itu.

Apalagi kalau dibandingkan karya seni bambu yang ada di Bali yang hanya membutuhkan biaya hanya 20 jt saja, bahkan tidak lalah dalam kualitas karya seninya itu.

Walhasil kita hanya bisa membayangkan, andai saja uang yang dihambur2 kan itu diberikan kepada masyarakat kecil yang memiliki usaha dan masih membutuhkan modal utk mengembangkan usahanya...

Lagi-lagi masyarakat hanya bisa bermimpi, sementara sang gabener terbang bersama istri keberapa negara.

Sumber : Status Facebook Rasmehdi Amsari

Saturday, July 20, 2019 - 20:30
Kategori Rubrik: