Anies Lupa Program Atasi Banjir Jakarta

ilustrasi

Oleh : Dina Togatorop

Saat pilkada DKI, wan abud enggan beberkan solusi banjir karena takut dicontek. Hasilnya, banjir berupa kolam raksasa kembali terjadi. Jangankan bebas banjir, yg ada titik banjir makin banyak. Mana tuh program konservasi air mu?

Nah, di pilpres 2019, paslon 02 jg mengatakan hal yg sama, alasan takut dicontek, jadi enggan membeberkan solusi yang dimilikinya. Ntah apakah yg dimaksud itu program mimpi dimana 100 hari setelah terpilih semua masalah beres, ga akan ada lg impor termasuk impor mobil, pesawat, hp, dll, tarif ini itu turun, harga² turun, dan segala hal yg cenderung disukai oleh para pemimpi dan pemalas.

Si Kafir selama memimpin DKI ga perlu nyontek lu prettt dan sudah terbukti program dan solusi yg dia jalankan telah nyata mengurangi banyak sekali titik banjir di Jakarta dan masyarakat tidak lagi was² jika hujan turun. Begitu juga pak Jokowi, program dan kerja nyatanya sdh dirasakan oleh seluruh anak bangsa kecuali mereka yg munafik dan yg jiwanya kerdil shg tidak mau mengakuinya.

Alasan mereka sama karena mmg satu perguruan yaitu "takut dicontek", padahal sebenarnya tidak punya program atau solusi apapun atas masalah yang diributin sendiri. Program mereka hanya 1 kok, memenangkan kontestasi apapun caranya, bahkan terjadi perpecahan pun mrk tak peduli. Membodohi, membohongi, umbar janji-janji surga yang hanya enak di telinga, sebar hoax, intimidasi, dan lain lain.

Kami menolak LUPA kisah pilkada DKI paling barbar dan akibat yang dirasakan masyarakat DKI saat ini. Kita LAWAN segala tipu tipu, intimidasi, hoax, pembodohan dan semua bentuk perilaku jahat para bromocorah yang ingin menguasai negeri ini.

Link:
https://m.detik.com/…/takut-dicontek-anies-enggan-beberkan-…

https://m.mediaindonesia.com/…/226158-takut-dicontek-prabow…

#SalamWaras

Sumber : Status Facebook Dina Togatorop

Sunday, April 7, 2019 - 12:15
Kategori Rubrik: