Anies Harus Dikikis

Oleh: Iyyas Subiakto

 

Menyimak pidato Jokowi tentang keefisienan pengelolaan negara harusnya sebuah hal biasa, hal itu menjadi luar biasa karena saat ini menemukan yg bisa melakukannya sebuah hal yg langka.

Tahun ini kita melihat masih banyaknya OTT yg dilakukan KPK, anggota DPRD Malang, Medan, yg nyaris tak tersisa digiring ke penjara, Ketua DPRD Riau yg nyerocos enteng saat budget keluyurannya 43 m sampai menguras kas daerah dan depisit. Serta yg fenomenal adalah Gubernur yg mewakili kaum sorban DKI berprilaku seperti gali. Dia telah menjadikan Ibu Kota bak neraka.

 

Anies bukan saja tak layak dan jauh dari kata bijak, Gubernur hasil dari hasutan agama dan menyingkirkan manusia emas Ahok ini, skrg Jakarta bak dapat tikus curut yg membuat carut cemarut, didepan mata, dia membuat onggokan bambu dibentuk orang sengggama dgn biaya 550 jt, dia merekrut tim 73 org utk membantunya tanpa hasil kerja, menghilangkan potensi pendapatan APBD dari reklamsi 150-170 triliun yg dirancang Ahok, ini bukan saja tidak effisien, tapi sudah melakukan perampokan dgn kedahsyatan yg keterlaluan. Bacot DPRD nya cuma kiasan, basa basi busuk, karena sudah disumpal budget ngelencer 108m, yg pd zaman Ahok hanya diberi 8m.

Dari inti pidato Pak Jokowi semalam, makin tegas kita harus menumpas musuh-musuh perusak bangsa yg berkeliaran di depan mata, sebuah kewajiban kita memberantasnya karena kalau kita diamkan dan manakala Tuhan menurunkan azabNya, kita juga akan terkena imbasnya, contoh kecil, ketidak becusan mengelola banjir saja, begitu air bah datang, air tidak mendatangi rumah gubernur yg zolim duluan, tapi air akan menggerus rumah warga yg dilewatinya. Ini akibat kita membiarkan manusia berhati binatang petentengan, jalan-jalan ngukur jalan tanpa menghasilkan kerjaan yg bisa dirasakan.

Kita, dan warga Jakarta khususnya, harus segera tanpa membuang waktu menyikat Anies utk tidak terus pringas pringis menghancurkan Jakarta sbg ikon Indonesia. Jangan lagi kita diperdaya dgn bahasa yg membawa-bawa agama seolah mewakili sebuah agama, padahal isinya semua buaya. INGAT JAKARTA TELAH DIHANCURKAN DGN JUALAN AGAMA YG SALAH JALAN.

JAKARTA HARUS DIKEMBALIKAN KEARAH YG BENAR DGN CARA MENGENYAHKAN MANUSIA SILUMAN YG CENGENGESAN.

 

(Sumber: Facebook Iyyas Subiakto)

Tuesday, July 16, 2019 - 08:45
Kategori Rubrik: