Anies dan Tafsir Al Maidah 51

Oleh: De Fatah

Rizieq mengatakan makna kata awliya' itu luas. Pemimpin, pelindung, beraliansi, sekutu, teman dekat, dan banyak lagi. Menjadikan orang kafir sebagai awliya, yaitu pemimpin, pelindung, sekutu, sahabat, itu tidak boleh. Begitu tafsirnya menurut Rizieq

Artinya menurut tafsir Rizieq, bersekutu, beraliansi, berkoalisi dengan orang kafir itu haram. Itu sama saja dengan berkoalisi dengan partai yang dipimpin Hari Tanoe juga haram. 

 

 

Rizieq pernah berorasi, "Hary Tanoe adalah babi. Siap potong babi? Siap bakar babi? Siap kemplang babi?" Teriak Rizieq dari mobil komando. Sumber :http://m.tribunnews.com/metropolitan/2013/09/14/rizieq-shihab-samakan-hary-tanoe-dengan-hewan

Sekarang Anies, Rizieq dan Hary Tanoe yang pernah diumpat Rizieq dengan sebutan hewan, duduk bersama bersekutu seperti tafsir Al Maidah 51 versi Rizieq. Bukankah ini melanggar tafsirnya sendiri?. Lalu dimana 7 juta orang ?? Siapa yang munafik menurut tafsir rizieq ?

Saya sudah sering katakan, ini bukan tentang mencari pemimpin. Ini kongkalikong mereka yang menolak Ahok. Ini tentang orang-orang yang tidak bernalar dengan benar. Merasa berhak berbuat sesukanya. Ia tak peduli perasaan orang. Ia tak peduli hak orang. Ia tak peduli hukum. Bersikap arogan dan bengal. 

 
(Sumber: Status Facebook De Fatah)
Wednesday, March 15, 2017 - 23:15
Kategori Rubrik: