Anies, Agus, "Tidak Seharusnya tapi Sebaiknya"

Oleh : Erizeli Jely Bandaro

" Pak Anies itu seharusnya jadi guru aja.Agar dia bisa mencetak pemimpin hebat. Mengapa dia harus memilih jalan Cagub? Kata teman lewat Inbox.
" Karena dia ingin merubah nasipnya. Guru bukan hanya bisa mendidik di kelas tapi juga di belakang meja Gubernur. Itulah sebaiknya dia lakukan."
" Pak Agus, seharusnya jadi perwira TNI saja. Agar kita bisa punya perwira yang intelek dan cerdas. Mengapa dia harus memilih jalan Cagub
" Karena dia ingin merubah paradigma TNI. Tidak harus jadi jenderal untuk jadi pemimpin. Mayor juga bisa. Itu sebaiknya dia lakukan"
" Pak Ahok , seharusnya jadi pengusaha saja. Agar lebih banyak orang diberi kesempatan kerja.Mengapa dia harus memilih jalan Cagub"
" Karena dia ingin berbuat lebih di bandingkan pengusaha. Bukan hanya memberi kesempatan kerja bagi orang banyak tapi juga membuat aturan agar semakin banyak peluang untuk orang lain sejahtera. Itulah sebaiknya dia lakukan."
" Jadi semua punya alasan?
" Tentu. Jadi tidak ada seharusnya tapi sebaiknya.
" Jadi salahnya dimana ya?
" Karena kita selalu memaksakan kehendak. Seharusnya lah..seharusnya...Itu yang salah. Kekuasaan itu milik Tuhan, dan DIA akan berikan kepada siapapun yang di kehendakiNYA. Siapapun punya kesempatan selagi dia manusia. Yang salah percaya kepada Tuhan tapi tidak terima apabila Tuhan melaksanakan hakNYA, menentukan salah satunya jadi pemenang"
" Siap Pak.."
( pagi yang adem)**

Sumber : facebook Erizeli Jely Bandaro

Tuesday, September 27, 2016 - 08:15
Kategori Rubrik: