Aneka Ragam Suku Bangsa Arab

Oleh: Sumanto Al Qurtuby

 

Banyak orang di Indonesia (dan belahan dunia lain) yang mengenal suku-bangsa Arab (sebuah kelompok etno-linguistik yang semula merupakan penduduk native di Semenanjung Arabia tapi kini tersebar di berbagai Timur Tengah dan lainnya), tetapi tidak memahami pluralitas dan kompleksitas mereka. Mereka tahunya ya Arab itu doang. Tok til.

Yang saya maksud disini tentu saja suku-bangsa Arab ori, bukan "suku Arab" jadi-jadian KW 212 di Indonesia.

 

 

Tahukah Anda kalau bangsa Arab itu warna-warni, sangat plural dan kompleks. Mereka terbagi ke dalam berbagai kelompok, suku, klan, sub-klan, dlsb. Masing-masing dari kelompok ini memiliki tradisi dan budaya yang berlainan. Mereka juga memiliki dialek Bahasa Arab yang berbeda. Ada sebuah suku Arab di dataran pegunungan Semenanjung Arabia bernama "Faifa" yang bahkan nyaris tak dikenali bahasa Arab mereka, bahkan oleh warga Saudi sendiri.

Tidak jarang berbagai kelompok dan suku-bangsa Arab ini saling berkonflik dan berperang satu sama lain karena rebutan teritori, sumber ekonomi, atau aset-aset politik-kekuasaan.

Di antara kelompok Arab ini adalah Su'udiyyun (Saudi). Mereka terbagi kedalam berbagai sub-kelompok: Hijazi, Hassawi, Najdi, Qatifi, Najrani, dlsb).

Kemudian ada suku-bangsa Arab Baharna atau Baharani yang merupakan penduduk Arab asli yang mendiami Semenanjung Arabia bagian timur dan Kepulauan Bahrain.

Ada lagi kelompok Arab yang bernama Bidun. Kelompok ini mendiami daerah Kuwait, meskipun ada sarjana yang bilanag kalau asal-usul mereka dari Irak.

Kemudian Badawi, yaitu kelompok suku-bangsa Arab nomadik yang tersebar di berbagai kawasan dari Afrika Utara dan Semenanjung Arabia hingga Irak, Suriah dan Yordania.

Ada juga kelompok suku Arab bernama "Mahrah" (atau Mahri) yang mendiami bagian selatan Semenanjung Arabia dan Kepulauan Socotra.

Lalu ada kelompok Arab Ahwar (Arab al-Ahwar) yang mendiami Irak dan perbatasan Iran.

Selian itu ada keompok Arab Lubnan yang mendiami Libanon. Kemudian kelompok/suku Arab Urdun (di Yordania), Yamani, Qatari, Hadrami, Emirati, Omani, Alawi, dan masih banyak lagi.

Lalu, bagaimana dengan suku Arab Quraisy yang merupakan suku Arab Nabi Muhammad? Mereka tidak lagi populer dan berkuasa seperti dulu. Kiprah mereka kini hampir-hampir punah, nyaris tak terdengar dan tak mempunyai kuasa politik-ekonomi, digilas oleh suku-suku Arab lainnya.

Jabal Dhahran, Jazirah Arabia

 

(Sumber: Facebook Sumanto Al Qurtuby)

Monday, May 7, 2018 - 19:30
Kategori Rubrik: