Analisis Hoax Penyerangan Ulama

Ilustrasi

Oleh : Saidiman Ahmad

Beberapa point penting dari Mas Akhmad Sahal malam ini di ILC adalah sebagai berikut:

1. Hoax dan fitnah adalah sesuatu yang haram dalam agama. Kenapa orang melakukan itu? Jawabannya di point berikut.

2. Ada situasi yang diciptakan seolah-olah ummat Islam sedang dalam perang. Situasi perang membuat semuanya jadi boleh, jangankan menyebar hoax dan fitnah, membunuh pun boleh.

3. Ummat Islam dalam situasi perang ini dipersepsi sedang terancam dan terkepung. Padahal yang terjadi sebenarnya ummat Islam sedang berada dalam posisi yang kuat secara politik jika dilihat dalam rentang sejarah Indonesia sejak Orde Baru, Orde Lama dan masa kolonial.

4. Karena itu, kalau mau dicari sumber hoax, salah satunya adalah dengan mencari mereka yang mengarahkan atau menciptakan persepsi tentang situasi perang.

4. Untuk mencegah penyebaran hoax dan fitnah, akarnya perlu dibongkar: yakni persepsi tentang situasi perang dan Muslim yang terkepung.

5. Dalam demokrasi, lawan politik bukan musuh yang harus dihabisi, tapi kompetitor. Beda dengan perang. Persepsi pertarungan dalam demokrasi sebagai perang perlu diluruskan.

6. Harus diakui bahwa memang ada masalah pada ummat Islam. Kenyataannya para penyebar hoax itu mengatasnamakan Islam. Tidak perlu disangkal mereka adalah bagian dari ummat Islam. Mengakui ada masalah dalam internal ummat Islam jauh lebih bermanfaat daripada sibuk mencari-cari kesalahan pada pihak lain.

Kira-kira itu beberapa bagian yang bisa dipetik dari tausiyah Mas Sahal tadi.

Sumber : Status Facebook Saidiman Budiman

Saturday, March 10, 2018 - 13:00
Kategori Rubrik: