Anak-Anak Pelaku Bom Bunuh Diri

Ilustrasi

Oleh : Ahmad Tsauri

Tatapan mata yang polos, senyum terpancar dibibirnya yang mungil, ringkih tubuhnya yang kecil menanti dekapan hangat, bicaranya yang polos, paru, jantung, otak, hati bertumbuh seiring waktu; mereka anak-anak kecil yang tidak berdosa.

Mereka bisa anak kita, bisa keponakan, bisa cucu, bisa saudara, bisa murid, bisa tetangga, mereka tidak berdosa. Sejak lahir mereka punya hak hidup, punya masa depannya sendiri, bahkan orang tua sekalipun tidak punya hak mengatur masa depan mereka, orang tua membimbing dan mendampingi.

Tidak ada orang tua manapun yang punya hak, mengakhiri hidup anaknya. Dimana nurani mereka? Hewanpun tidak ada yang memangsa anaknya sendiri. Manusia-manusia biadab ini tak terperikan kejamnya. Paham sesat telah membuat jiwa mereka rusak.

Dengan kejadian ini, orang tua mengajak anak-anaknya meledakan diri, UU Anti Korupsi harus memberi kewenangan kepada aparat untuk mencabut hak mencabut hak asuh anak dari terduga teroris. Jangan sampai anak-anak terus menjadi korban.

Para ustadz, para dai, mohon hati-hati bicara, bimbing umat dengan benar, jika tidak bisa membuat manusia menjadi lebih baik, setidaknya jangan merusak jiwa mereka.

Sumber : Ahmad Tsauri

Monday, May 14, 2018 - 18:30
Kategori Rubrik: